Yuk Ketahui, 4 Tips Mudah Membeli Kacamata Online

Selain untuk membantu penglihatan Anda yang buram, kacamata juga sering dijadikan sebagai fashion untuk mempercantik penampilan. Di masa pandemi ini, tentu membuat Anda was-was untuk membeli kacamata langsung ke optik terdekat, sehingga memutuskan untuk beli secara online. Namun, tidak semua orang bisa menemukan kacamata yang cocok ketika tidak mencobanya langsung. Oleh sebab itu, ada beberapa tips yang bisa membantu Anda membeli kacamata online dengan aman.

beli kacamata
  1. Periksa kembali resep dan jarak pupil mata.

Hal pertama yang harus Anda persiapkan sebelum membeli kacamata online adalah resep kacamata saat ini. Penjual kacamata secara online tidak akan menyediakan fasilitas pemeriksaan minus, plus, silindris, ataupun jarak pupil mata Anda. Jika Anda adalah orang yang mudah lupa, resep kacamata bisa dicatat atau difoto begitu mendapatkannya, agar tidak hilang. Seringkali, orang-orang menyimpan resep kacamata yang telah lama, sehingga butuh melakukan pemeriksaan ulang kembali ke dokter mata.

  • Cari frame yang sesuai dengan bentuk wajah Anda.

Bentuk kacamata yang tidak pas dengan wajah pastinya membuat Anda tidak nyaman. Ada yang memiliki bentuk wajah hati, bulat, oval, atau persegi, sehingga penting untuk mencari bingkai kacamata yang cocok dengan bentuk wajah Anda. Umumnya, wajah berbentuk bundar kurang cocok menggunakan frame ovular. Jika wajah Anda lebih bersudut, maka cocok menggunakan frame kacamata yang lebih bulat. Setelah menentukan jenis frame yang sesuai, Anda bisa memilih warna dan ukuran yang pas dengan wajah. Pada dasarnya, pemilihan frame kacamata kembali ke selera masing-masing.

  • Pilih jenis lensa.

Setelah Anda menemukan frame yang sesuai, selanjutnya pilihlah jenis lensa yang ingin Anda gunakan. Saat membeli kacamata secara online, maka penjual juga akan memberikan pilihan jenis lensa mana yang ingin Anda gunakan. Beberapa pilihan lensa kacamata yang tersedia mulai dari:

  • Lensa index, yaitu lensa standar hanya terdiri atas minus, plus, dan silinder.
  • Photochromic, yaitu lensa minus, plus, dan silinder yang dapat berubah warna menjadi gelap jika terkena sinar matahari agar tidak silau.
  • Blue control, yaitu lensa minus, plus, dan silinder dengan anti radiasi untuk gadget dan komputer.
  • Blue chromic, yaitu kombinasi lensa index, photochromic, dan blue control.
  • Progressive, yaitu lensa gabungan minus dan plus.
  • Sunglasses lens color, yaitu jenis-jenis lensa di atas dijadikan kacamata hitam atau sunglasses. 

Semakin banyak pilihan kombinasi lensa yang Anda pilih, maka semakin banyak biaya yang Anda keluarkan. Tentunya, semakin nyaman Anda menggunakan kacamata.

  • Kacamata siap dipesan.

Setelah Anda memutuskan pilihan lensa dan frame yang diinginkan, maka Anda siap melakukan pemesanan ke seller. Pastikan sebelum penjual memproses pesanan Anda, ukuran lensa dan bentuk frame sudah sesuai dengan yang diinginkan. Selain itu, Anda juga bisa memilih paket pengiriman kilat atau standar. Kacamata siap membantu penglihatan Anda menjadi lebih baik.

Catatan dari SehatQ Inilah 4 tips membeli kacamata online dengan mudah untuk membantu Anda menemukan kacamata yang nyaman saat digunakan. Selain online, Anda tetap bisa melakukan pembelian kacamata secara langsung ke optik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Hanya saja, pembelian secara offline belum tentu menyediakan berbagai variasi frame kacamata yang up to date dibandingkan online. Namun, Anda bisa melakukan pemeriksaan mata langsung tanpa harus pergi ke dokter mata. Masing-masing tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya, tinggal Anda sebagai konsumen yang harus cerdas dalam memilih penjual kacamata yang terpercaya.

Read More

8 Fakta Mengejutkan tentang Leukemia Limfobatik

Leukimia atau kanker darah putih sudah populer di telinga banyak orang. Penyakit ini disebabkan oleh produksi sel darah putih yang terlampau banyak di dalam tubuh sehingga membuat perannya menjadi kebalikan. Seharusnya, sel darah putih mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Akan tetapi, jumlahnya yang berlebihan justru memicu gangguan dan peradangan parah dalam tubuh. Namun ternyata leukemia ada banyak jenis, loh. Salah satunya adalah leukemia limfobatik.

Sama seperti leukemia pada umumnya, leukimia limfobatik membuat produksi sel darah putih dalam tubuh meningkat tajam. Tidak hanya menciptakan sel darah putih yang matang, adanya sel kanker ini juga membuat munculnya sel-sel darah putih yang tidak matang yang membuat kondisi tubuh semakin tidak baik. Parahnya lagi, leukemia limfobatik termasuk jenis kanker agresif yang tingkat pertumbuhan selnya amat cepat.

Berikut ini adalah beberapa fakta mengenai jenis leukemia tersebut. Beberapa di antaranya mungkin membuat Anda tercengang karena nyatanya leukemia limfobatik tidak bisa disamakan dengan leukemia biasa!

Sasar Anak-anak dan Lansia

Umumnya, sel kanker akan lebih agresif ketika diderita oleh orang-orang berusia produktif. Namun nyatanya untuk leukemia limfobatik, anak-anak dan orang tua berusia di atas 50 tahunlah yang paling rentan terkena penyakit ini karena sel kanker melaju sangat kencang. Sekitar 60 persen penderita leukemia limfobatik ternyata merupakan anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Produktif Turun Risiko

Jika penyakit kanker pada umumnya rentang menyerang usia produktif, berbeda dengan leukemia limfobatik. Menurut American Cancer Society, orang-orang berusia 20 tahun ke atas yang masuk ke dalam kategori produktif nyatanya memiliki risiko yang lebih rentan untuk terserang penyakit ini.

Pria Lebih Rentan

Jika dilihat dari statistic penderita, ternyata pasien leukemia limfobatik lebih banyak yang berjenis kelamin laki-laki dibandingkan perempuan. Namun, belum diketahui secara pasti mengenai penyebab lebih rentan pria terkena penyakit ini dibandingkan wanita.

Risiko Orang Kulit Putih

Menurut penelitian, orang-orang berkulit putih lebih mudah terkena leukemia limfobatik dibandingkan orang-orang berkulit hitam. Secara lebih rinci penelitian tersebut menyebutkan, ras Kaukasoid yang menetap di dataran Eropa , Amerika Utara, dan Selandia Baru menjadi sasaran empuk penyakit yang satu ini.

Gejala Datar

Banyak orang tidak menyadari sedang mengidap leukemia limfobatik. Alasannya karena gejala dari jenis penyakit ini tampak datar. Beberapa gejala umum bahkan hanya terlihat seperti keringat yang berlebihan serta sakit pada tulang. Alhasil ketika akhirnya pasien tersebut diperiksa secara lebih terperinci, leukemia limfobatik yang diidapnya sudah memasuki tahap akut.

Tidak Mesti Perawatan

Leukemia limfobatik merupakan jenis kanker yang agresif. Akan tetapi uniknya, justru tidak banyak dokter yang menyarankan pengobatan khusus untuk penderitanya. Orang-orang yang terkena leukemia limfobatik hanya disarankan melakukan kontrol agar pergerakan kankernya terpantau terus oleh tim medis. Perawatan baru diberikan ketika pasien yang bersangkutan sudah memiliki tingkat keparahan sel yang memasuki kronis.

Simalakama Kemoterapi

Penderita kanker umumnya dirujuk untuk melakukan kemoterapi guna bisa membunuh sel kanker yang menjadi sumber penyakit. Namun, hal tersebut menjadi sulit bagi penderita leukemia limfobatik. Soalnya ketika kemoterapi dijalankan, sel-sel darah putih yang sehat, yang berfungsi untuk pertahanan tubuh, juga bisa ikut musnah.

Terpengaruh Sindrom Turunan

Leukemia limfobatik sebenarnya bukan merupakan jenis penyakit turunan. Namun, beberapa kondisi genetik turunan yang menyebabkan kondisi tertentu bisa memicu lebih rentannya orang tersebut terkena jenis leukemia yang satu ini. Contoh sindrom turunan yang bisa menjadi risiko leukemia limfobatik, seperti down syndrome juga anemia fanconi.

Dengan mempertimbangkan berbagai fakta di atas, tidak ada salahnya melakukan pengecekan kesehatan tubuh secara menyeluruh dalam waktu rutin. Tujuannya jelas, apabila ada indikasi leukemia limfobatik, tim medis bisa segera menanganinya.

Read More

Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan Tubuh

beragam manfaat alpukat untuk kesehatan

Alpukat adalah buah yang memiliki tekstur “creamy” dan tumbuh di iklim hangat. Potensi manfaat alpukat bagi kesehatan meliputi mendukung pencernaan, mengurangi risiko depresi, dan melindungi tubuh dari penyakit kanker. Alpukat adalah satu-satunya buah yang mengandung asam lemak tak jenuh tunggal (MUFA) sehat dalam jumlah yang melimpah. Selain itu, alpukat juga merupakan buah yang kaya kandungan nutrisi, termasuk 20 jenis vitamin dan mineral. Artikel ini akan membahas manfaat kesehatan apa saja yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi buah alpukat. 

Manfaat alpukat

Mengonsumsi makanan yang terdiri dari banyak buah dan sayur sudah lama diasosiasikan dengan menurunnya risiko berbagai kondisi kesehatan yang berhubungan dengan gaya hidup. Banyak penelitian menemukan bahwa diet berbasis tanaman yang melibatkan makanan seperti buah alpukat dapat mengurangi risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan tingkat kematian sekaligus meningkatkan energi serta mengurangi berat badan. Beberapa manfaat alpukat yang bisa Anda dapatkan dengan memasukkannya ke dalam diet adalah:

  • Kaya akan nutrisi

Menurut Pusat Data Nutrisi Nasional USDA, dalam satu sajian buah alpukat (40 gram) mengandung 64 kalori, 6 gram lemak, 3,4 gram karbohidrat, kurang dari 1 gram gula, dan 3 gram serat. Alpukat juga merupakan sumber vitamin C, E, K, dan B-6 serta riboflavin, asam pantothenic, niacin, folate, magnesium, dan potasium yang baik. Selain itu, buah alpukat juga mengandung asam lemak omega-3, lutein, dan beta-carotene. Meskipun kebanyakan kalori buah alpukat berasal dari lemak, jangan khawatir. Buah alpukat kaya akan lemak sehat dan bermanfaat yang akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Mengonsumsi lemak juga akan memperlambat penghancuran karbohidrat, yang mana dapat membantu menjaga kadar gula dalam darah tetap stabil. Lemak sangat penting untuk setiap sel yang ada di dalam tubuh manusia. Mengonsumsi lemak yang sehat dapat meningkatkan kesehatan kulit, memperkuat penyerapan vitamin, mineral, dan nutrisi yang larut dalam lemak, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

  • Sehat untuk jantunt

Buah alpukat mengandung 25 mg/oz sterol tanaman alami yang bernama beta-sitosterol. Konsumsi beta-sitosterol dan sterol tanaman lain dengan teratur dapat membantu menjaga kadar kolesterol yang sehat. 

  • Baik untuk penglihatan

Buah alpukat mengandung lutein dan zeaxanthin, dua phytochemical yang khususnya terkonsentrasi di jaringan di mata, di mana keduanya menyediakan perlindungan antioksidan untuk membantu meminimalisir kerusakan, terutama yang disebabkan oleh cahaya ultraviolet. Asam lemak tak jenuh tunggal yang terkandung di dalam buah alpukat juga mendukung penyerapan antioksidan larut dalam lemak lain, misalnya beta-carotene. Sehingga, menambahkan buah alpukat ke dalam diet sehari-hari Anda dapat membantu mengurangi risiko perkembangan degenerasi makula yang disebabkan oleh faktor usia. 

  • Mencegah osteoporosis

Manfaat alpukat lain adalah kemampuannya dalam mencegah osteoporosis. Setengah buah alpukat menyediakan vitamin K sebesar 25 persen dari rekomendasi asupan harian. Mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan vitamin K dapat mendukung kesehatan tulang dengan cara meningkatkan penyerapan kalsium dan mengurangi pembuangan kalsium lewat urin. 

Meskipun manfaat alpukat bagi kesehatan sangat melimpah, akan lebih baik apabila Anda mengonsumsi makanan yang bervariasi guna mencegah penyakit dan mendapatkan kesehatan tubuh yang baik (alih-alih hanya berfokus pada konsumsi buah alpukat saja). Selain itu, apabila Anda sedang dalam pengobatan pengencer darah, contohnya warfarin, sangat penting untuk tidak dengan tiba-tiba mengonsumsi makanan yang banyak atau kurang mengandung vitamin K, yang mana memainkan peran besar dalam penggumpalan darah.

Read More

Lagu Pengantar Tidur untuk Anak-Anak, Dijamin Pulas!

Masing-masing orang tua pastinya memiliki cara jitu untuk menidurkan buah hatinya. Namun, mendendangkan atau memainkan lagu pengantar tidur masih jadi cara yang populer hingga kini.

Untuk bisa tumbuh optimal, usia anak-anak membutuhkan tidur berkualitas dengan durasi yang cukup setiap harinya. Sebab, hormon pertumbuhan diproduksi dan dialirkan ke seluruh tubuh dengan lebih maksimal sewaktu ia tidur.

Nah, musik digadang-gadang memiliki peran penting dalam perkembangan bayi dan kemampuannya untuk mencapai tidur nyenyak. Akan tetapi, tidak semua jenis musik mempunyai efek yang sama pada bayi. Jadi, pintar-pintar memilih lagu pengantar tidur untuk anak Anda, ya!

Sebelum masuk ke beberapa pilihan lagu pengantar tidur untuk buah hati, ada baiknya kita ketahui terlebih dahulu manfaat yang bisa didapat dari musik sebelum tidur, di antaranya:

  • Meningkatkan Kualitas Tidur

Sebuah studi tentang efek musik dan kualitas tidur mengungkapkan bahwa anak yang mendengarkan musik pada tidur siang dan malam memiliki kualitas tidur yang baik. Studi lain menyimpulkan bahwa musik klasik yang menenangkan adalah obat mujarab dalam mengurangi masalah tidur.

  • Memicu Perkembangan Otak

National Association for the Education of Young Children mengatakan pengalaman musik saat masa kanak-kanak adalah suatu yang penting, karena melalui musik, bayi dan balita dapat lebih memahami diri mereka sendiri dan perasaan mereka.

Selain itu, konsumsi musik dapat memicu mereka belajar menguraikan pola dan memecahkan masalah, sekaligus menemukan dunia di sekitar mereka dalam pemaknaan yang beragam.

  • Relaksasi

Musik klasik juga menawarkan efek relaksasi sehingga bisa membantu tidur buah hati lebih lelap. Hal ini bukan tanpa alasan, musik mampu memengaruhi gelombang otak dan menyampaikan emosi yang juga bisa dipahami olehnya. Karena itu, memutar musik atau menyanyikan lagu pengantar tidur yang menenangkan sebelum tidur akan dapat membantu orang tua mewujudkan waktu tidur bayi yang lebih optimal.

Pilihan Lagu Pengantar Tidur

Di bawah ini ada beberapa rekomendasi pilihan lagu pengantar tidur yang sudah populer dan dapat dikatakan membudaya dari beberapa belahan dunia. Pilihan lagu pengantar tidur ini bisa Anda terapkan saat menidurkan buah hati Anda:

  • Twinkle, Twinkle, Little Star

Ini adalah salah satu lagu pengantar tidur anak-anak paling terpopuler di dunia. Karena kepopulerannya, hampir semua orang tua, bisa dibilang hafal dengan liriknya. Nyanyikan tepat sebelum tidur, ketika bayi Anda meringkuk dan memandang Anda dengan mata indahnya.

  • Hush, Little Baby

Lagu pengantar tidur yang dibuka dengan lirik “Hush, little baby, don’t say a word. Mama’s gonna buy you a mockingbird…” ini merupakan salah satu classic lullaby yang dinyanyikan para ibu secara turun-temurun.

Menariknya lagu ini, nada dan liriknya seperti mewakilkan rasa cinta yang besar seorang ibu. Bahwa seorang ibu akan selalu ada untuk anak-anak mereka, apa pun yang terjadi.

  • Nina Bobo

Hampir seluruh orang di Indonesia pernah ditiduri, atau paling tidak mendengar Nina Bobo. Ya, lagu pengantar tidur ini begitu populer di Nusantara. Diperkirakan Nina Bobo sudah ada sedari zaman kolonial.

Lagu ini juga dikenal di Belanda dan dipopulerkan penyanyi Anneke Grönloh serta Wieteke van Dort. Dalam khazanah perbendaharaan bahasa Indonesia, kata kerja meninabobokan yang diserap dari judul lagu ini, memiliki arti ‘menyanyikan lagu supaya tidur’. Liriknya sederhana dan mudah untuk Anda nyanyikan.

  • You Are My Sunshine

Bagi Anda yang memiliki anak penggemar serial televisi ‘Barney and Friends’, mungkin sudah familiar dengan lagu ini. Lirik pada lagu ini menggambarkan rasa cinta Anda pada si kecil, tentu ini membuatnya menjadi sangat cocok bila dijadikan lagu pengiring tidur anak. Anak tidak hanya bisa terlelap, tapi juga tahu betapa berarti dirinya bagi Anda, sehingga akan menciptakan suatu ikatan batin yang indah antara Anda dan si kecil.

***

Lagu pengantar tidur yang dinyanyikan ibu saat meninabobokan si kecil akan memberikan waktu tidur yang optimal. Ibu juga bisa memilih lagu pengantar tidur yang mudah dinyanyikan. Yang terpenting bukanlah merdunya suara, tetapi pesan dan perasaan cinta Anda tersampaikan dengan baik kepada anak sebelum mereka terlelap.

Read More
Penyakit

Ketahui, 4 Dampak Buruk Pedofilia terhadap Anak!

Pedofilia adalah suatu gangguan atau kelainan seksual pada orang dewasa terhadap anak-anak yang belum mengalami pubertas. Kondisi penyimpangan seksual ini merupakan kasus yang paling sering terjadi hingga dibawa ke pengadilan. Pedofilia telah dicap sebagai kejahatan pada anak, karena memberikan dampak buruk bagi korban. Lebih parahnya, banyak kasus pedofilia dilakukan oleh pelaku dengan karakter lembut dan terlihat seperti orang normal pada umumnya. Akibatnya, banyak Ibu yang tidak bisa mengenali pelaku pedofil di luar sana.

Mengenal jenis pedofilia.

Para psikiater sepakat menganggap pedofilia sebagai gangguan mental, bukan preferensi seksual. Bahkan, di banyak negara, pedofilia dikategorikan sebagai kasus pidana, termasuk Indonesia. Secara umum, pedofilia dibagi menjadi dua jenis sesuai dengan jenis kelamin korbannya.

  1. Pedofilia heteroseksual, yaitu pelaku pedofilia yang memiliki objek sasarannya dengan jenis kelamin yang berbeda.
  2. Pedofilia homoseksual, yaitu pelaku pedofilia yang sasaran objek seksualnya dengan jenis kelamin yang sama.

Menurut Teddy Hidayat, dokter spesialis kejiwaan dari Rumah Sakit Hasan Sadikin, pedofilia dibagi menjadi tiga jenis, yaitu :

  1. Immature pedophiles, yaitu pelaku cenderung melakukan pendekatan kepada sasarannya yang masih anak-anak. Contohnya pada kasus Emon yang mengiming-imingi korbannya sebelum beraksi. Biasanya, orang dengan tipe ini kurang dapat bergaul dengan orang dewasa.
  2. Regressed pedophiles, yaitu pemilik kelainan seksual yang sudah memiliki istri, namun dijadikan sebagai kedok penyimpangan seksual. Tidak jarang, pasangan seperti ini memiliki masalah seksual dalam rumah tangganya.
  3. Agressive pedophiles, yaitu pelaku cenderung anti-sosial terhadap lingkungannya. Biasanya, punya keinginan menyerang hingga membunuh, setelah menikmati korban. Contoh kasusnya adalah Robot Gedek.

Dampak anak yang mengalami kekerasan seksual.

Menurut Seto Mulyadi, ahli kejiwaan anak, korban pedofilia akan memiliki rasa percaya diri yang kurang dan pandangan negatif terhadap seksual. Pedofilia adalah bentuk penyiksaan pada anak yang mengakibatkan depresi, trauma, dan gelisah. Secara umum, dampak buruk yang dapat terjadi pada anak dalam jangka panjang adalah sebagai berikut.

  1. Perilaku.
    • Suka berbuah mendadak, misalnya dari bahagia ke depresi, dari bersahabat ke menyendiri, dari komunikatif ke pendiam.
    • Mengalami gangguan tidur, seperti sulit tidur, terjaga dalam waktu yang cukup lama, dan bermimpi buruk.
    • Takut dan atau menghindar dari orang-orang tertentu, kabur dari rumah, jadi nakal, atau suka bolos sekolah.
  2. Kognitif.
    • Sulit konsentrasi dan suka melamun.
    • Hilangnya minta untuk belajar ke sekolah.
    • Reaksi berlebihan saat ada orang yang tiba-tiba mendekat.
  3. Sosial dan emosional.
    • Kurang percaya diri dan merasa tidak dihargai.
    • Mengisolasi diri dari luar, termasuk teman-teman sekitar.
    • Sering merasa cemas berlebihan dan sulit mempercayai orang lain.
  4. Fisik.
    • Terdapat luka di area alat kelamin, bahkan bisa mengidap penyakit kelamin.
    • Sering merasa sakit yang tidak jelas, seperti sakit kepala dan sakit perut.
    • Berat badan menurun, karena nafsu makan berkurang dan sering muntah.

Dampak buruk dari korban pedofilia bergantung pada kepribadian, cara mengatasi masalah, cara memanipulasi kognisi, serta dukungan sosial yang diberikan untuk korban. Meskipun dampak yang dialami berbeda-beda, sebagian besar korban akan mengalami efek traumatis yang ikut memengaruhi perilakunya sehari-hari atau Post Traumatic Stress Disorder (PTSD).

Catatan

Anak-anak yang mengalami kekerasan seksual sudah seharusnya dilindungi. Bahkan, pada anak yang kondisi psikisnya semakin memburuk, perlu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Selain itu, pelaku penyimpangan seksual perlu diberikan penanganan berupa terapi untuk membantu mengatasi gangguan pedofilia yang dialami.

Read More

Penyebab dan Faktor Risiko Dermatographia

Dikenal juga dengan istilah skin writing, dermatographia merupakan kondisi di mana seseorang yang menggores kulitnya secara halus. Goresan ini akan berubah menjadi kemerahan disertai dengan biduran, muncul dengan bentuk menyerupai goresan. Tanda ini akan hilang dengan sendirinya pada umumnya, namun membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Penyebab dari kondisi ini belum diketahui secara pasti, tetapi pada sebagian orang dapat dipicu oleh beberapa hal, seperti infeksi, perubahan emosional hingga konsumsi obat-obatan tertentu. Namun, sebagian besar orang dengan penyakit ini tidak mencari solusi dalam penanganannya. Walaupun jika dirasakan keluhan yang sangat mengganggu bisa diobati dengan resep obat-obatan tertentu.

Penyebab Dermatographia

Seperti yang sedikit dijelaskan di atas bahwa penyebab dari kondisi ini belum bisa diketahui secara pasti. Namun, terdapat beberapa kondisi yang dialami seseorang dan diduga kuat merupakan momen yang menyebabkan seseorang terkena penyakit ini. Berikut ini beberapa kondisi yang diduga menjadi pemicu.

  • Stres.
  • Riwayat alergi.
  • Gesekan yang berlebih dari pakaian atau seprai.
  • Infeksi.
  • Pengobatan tertentu, seperti misalnya menggunakan penisilin.
  • Olahraga yang mengakibatkan gesekan berlebih di kulit.

Faktor Risiko Dermatographia

Selain karena penyebabnya tidak diketahui secara pasti, terdapat beberapa faktor risiko yang diduga berkaitan dengan kondisi ini. Kemudian, faktor risiko terjadinya kondisi ini bisa meningkat pada seseorang yang mengalami beberapa kondisi tertentu. Berikut beberapa kondisi yang perlu diwaspadai.

  • Memiliki kulit kering.
  • Sebelumnya memiliki riwayat dermatitis atau peradangan kulit.
  • Berada dalam kelompok usia dewasa muda.
  • Sering mengalami goresan pada kulit.
  • Memiliki penyakit tiroid tertentu.
  • Memiliki kelainan saraf atau penyakit lain tertentu yang menyebabkan kulit menjadi gatal.

Diagnosis

Pada umumnya kondisi ini didiagnosis dengan beberapa metode medis, yakni wawancara medis, pemeriksaan fisik dan tes kulit. Dokter akan menggunakan alat yang diletakkan dan kemudian diseret pada kulit untuk melihat adanya reaksi yang terjadi. Reaksi yang muncul bisa berupa garis merah disertai dengan biduran yang muncul dalam beberapa menit.

Kecuali pada kondisi yang berkepanjangan, umumnya penanganan yang dilakukan tidak selalu dibutuhkan. Beberapa jenis pengobatan antialergi tertentu nantinya bisa didapat dari resep dokter, tujuan diberikan obat ini adalah untuk mengatasi keluhan gatal dan kemerahan yang muncul akibat peradangan.

Namun, pada kasus yang lebih berat dokter akan memberi rekomendasi untuk melakukan fototerapi, kondisi tersebut memang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman. Tetapi, reaksi negatif yang muncul akibat kondisi tersebut bisa dicegah, salah satunya dengan beberapa perubahan gaya hidup dan tindakan preventif yang bisa dilakukan secara mandiri, berikut di antaranya.

  • Berusaha untuk menghindari pakaian atau seprai yang menimbulkan rasa gatal, bahan seperti wol dan sintetik bisa menyebabkan iritasi pada kulit sebagian orang.
  • Menggunakan sabun tanpa bahan kimia tertentu dengan risiko menyebabkan kulit menjadi gatal-gatal dan kemerahan.
  • Mandi menggunakan air hangat, jika dilakukan secara teratur bisa mengurangi tingkat risiko terkena reaksi kondisi tersebut.
  • Menggunakan pelembab kulit setiap hari, selain itu penggunaan pelembab kulit memang dianjurkan untuk menyehatkan kulit.
  • Menangani stres dengan cara berolahraga rutin, selain itu pastikan jam tidur cukup dan melakukan rekreasi.
  • Sebisa mungkin untuk menghindari kegiatan menggaruk kulit secara berlebihan, aktivitas ini bisa memperburuk kondisi dermatographia.

Jika seseorang mengalami satu dari beberapa tanda gejala yang disebutkan di atas, segera lakukan pemeriksaan ke dokter. Segera buat janji dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan secara langsung, pastikan dokter yang dipilih spesialis.

Read More

Kenali Penyebab Otot Terasa Nyeri pada Masa Kehamilan

Pada masa kehamilan, tubuh mengalami beberapa perubahan fisik sebagai bentuk penyesuaian terhadap janin yang mulai tumbuh di dalam rahim. Pegal-pegal dan otot terasa nyeri saat masa kehamilan dapat menandakan beberapa hal. Namun, Anda dapat menghilangkannya dengan beberapa cara setelah Anda memahami penyebab nyeri otot yang sering menyerang pada masa kehamilan tersebut.

  • Mencari Tahu Penyebab Nyeri Otot

Seiring dengan membesarnya rahim, pegal-pegal dan nyeri dapat menyerang karena otot-otot punggung, perut, dan paha terlalu banyak bekerja. Alasan mengapa otot terasa nyeri pada saat Anda hamil adalah karena beban ditanggung lebih berat dari saat belum mengandung. Akibatnya, otot-otot yang biasanya jarang digunakan jadi harus bekerja ekstra.

Asam laktat yang dihasilkan oleh proses metabolisme pada otot juga akan terakumulasi di dalam otot jika otot bekerja lebih keras dari biasanya. Asam laktat dapat membuat otot iritasi dan mengakibatkan rasa yang tidak nyaman serta nyeri

  • Penyebab Otot Perut Terasa Nyeri

Kram pada perut bagian bawah biasanya wajar, karena janin sedang terbentuk di dalam perut. Janin sekaligus ukuran rahim akan menjadi lebih besar dari hari ke hari, sehingga ligamen serta otot-otot yang menyokongnya menjadi renggang sebagai bentuk penyesuaian terhadap perubahan yang terjadi. Proses peregangan ini menjadikan otot nyeri, khususnya ketika ibu hamil berganti posisi, melakukan kegiatan yang aktif, atau ketika ia batuk.

  • Penyebab Otot Paha Terasa Nyeri 

Otot-otot pada paha digunakan untuk berjalan dan menyokong postur tubuh. Semakin banyak berat badan bertambah, semakin berat tarikan dari gravitasi pada tubuh. Kaki Anda akan bekerja lebih keras ketika Anda berjalan atau berdiri, dan hal ini menyebabkan banyaknya asam laktat yang terakumulasi pada otot kaki, sehingga menyebabkan otot terasa sakit.

  • Mengatasi Otot Terasa Nyeri saat Hamil

Penting bagi Anda untuk mengetahui tip atau cara-cara mengatasi nyeri otot selama masa kehamilan. Informasi yang Anda miliki akan membantu Anda melewati masa-masa sulit pada kehamilan Anda.

  • Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Penting bagi ibu hamil untuk mengonsumsi makanan yang seimbang selama masa kehamilan. Selain untuk membantu perkembangan janin sebaik mungkin, mengonsumsi nutrisi yang cukup dapat menghindarkan Anda dari nyeri otot.

Makanan yang kaya akan magnesium bisa membantu meredakan nyeri otot. Makanan yang kaya akan magnesium misalnya biji labu, bayam rebus, salmon, biji wijen, atau brokoli. 

Makanan yang kaya akan kalsium juga dapat membantu meringankan otot terasa nyeri, karena kalsium bekerja sama dengan magnesium untuk meningkatkan fungsi otot. Kalsium dapat ditemukan di makanan yang berbahan dasar susu. 

Anda juga dapat membeli suplemen kalsium di apotek, utamanya vitamin B6 dan B12.

  • Jaga Asupan Protein

Protein merupakan zat yang diperlukan untuk memperbaiki serta membangun otot-otot tubuh. Konsumsi protein yang ideal per hari untuk ibu hamil sedikitnya adalah 70g. Cobalah makan setidaknya satu jenis makanan yang kaya akan protein di setiap makan berat Anda.

Makanan sumber protein yang bagus adalah daging tanpa lemak, kacang-kacangan, hasil laut yang memiliki cangkang (seperti udang atau kerang), susu, telur, keju, tahu, dan yogurt.

  • Jaga Asupan Cairan

Mengonsumsi air putih yang banyak berguna untuk menjaga kebutuhan cairan dalam tubuh. Salah satu alasan lain mengapa otot terasa nyeri selama masa kehamilan adalah karena Anda dehidrasi. 

Mungkin Anda tidak merasa haus, tetapi otot-otot tubuh membutuhkan lebih banyak air agar dapat berfungsi dengan baik. Maka dari itu, minumlah air yang banyak selama masa kehamilan dan jadikan hal tersebut sebagai kebiasaan.

Selain itu, cobalah untuk mulai melakukan olahraga ringan untuk merenggangkan otot-otot Anda. Semakin Anda malas bergerak maka akan memperparah kondisi otot yang terasa nyeri. Cobalah melakukan beberapa peregangan untuk sedikit mengendurkan otot-otot Anda. 

Namun, jangan pernah melakukan olahraga berat. Pasalnya, hal itu justru malah memicu otot terasa nyeri lantaran olahraga atau olahraga fisik berat akan membuat penumpukan asam laktat.

Read More
Hidup Sehat

Kenali Tingkatan Syok Hipovolemik dan Cara Menanganinya

Syok hipovolemik terjadi saat tubuh kita kehilangan lebih dari dua puluh persen cairan dan pasokan darah. Kondisi ini merupakan kondisi yang berbahaya serta dapat menyebabkan kegagalan fungsi organ. Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini juga bisa mengancam jiwa.

Tingkat keparahan syok hipovolemik

Kekurangan cairan dalam tubuh akan membuat jantung kesulitan memompa darah dalam jumlah yang cukup dan membawanya ke seluruh tubuh. Akibatnya, asupan darah menjadi berkurang dan menyebabkan syok hipovolemik.

Berdasarkan tingkat keparahannya, kondisi ini terbagi atas empat tingkatan. Pembagian ini dilihat dari jumlah volume darah yang hilang dalam tubuh.

  • Tingkat 1

Pada tingkat pertama, penderita umumnya mengalami kehilangan sebanyak 750 ml darah atau sekitar 15% dari dari total volume darah dalam tubuh. Kondisi ini cukup sulit untuk didiagnosa karena tekanan darah dan pernapasan penderita cenderung masih normal.

Salah satu gejala yang terlihat pada tingkat ini adalah penyempitan pembuluh darah yang terjadi untuk menjaga tekanan darah tidak meningkat. Selain itu, penderita pada tingkat ini biasanya mengalami rasa cemas mendadak dan kulit yang pucat.

  • Tingkat 2

Di tingkat kedua, tubuh telah mengalami kekurangan darah sebesar 30% atau sebanyak 750 hingga 1500 ml darah.  Pada situasi ini, tubuh akan berusaha menarik darah dari anggota tubuh dan usus untuk dikirimkan ke organ-organ vital seperti jantung dan otak.

Penderita pada tingkat dua mungkin belum mengalami perubahan tekanan darah secara signifikan. Akan tetapi, penderita akan mengalami rasa cemas dan gelisah yang semakin memburuk. Selain itu, denyut jantung dan pernapasan juga akan mengalami peningkatan.

  • Tingkat 3

Penderita syok hipovolemik tingkat tiga akan mengalami kekurangan volume darah sebesar 30-40%, sekitar 1500 sampai 2000 ml atau setara dengan setengah isi galon. Di situasi ini, penderita akan mengalami penurunan tekanan darah dan air seni, kulit yang memucat, serta lengan yang dingin dan lembab.

Selain gejala fisik, tingkat tiga juga menyebabkan gejala psikis seperti kebingungan, tekanan mental, dan rasa cemas berlebih.

  • Tingkat 4

Tingkat empat atau tingkat terakhir merupakan tahap yang paling berbahaya. Pada tingkat ini, kekurangan darah telah mencapai lebih dari 2000 ml atau 40% dari volume darah secara keseluruhan.

Penderita tingkat empat akan mengalami peningkatan denyut jantung yang sangat cepat namun denyut nadi melemah. Pernapasan juga akan terasa semakin sulit. Pada tingkat ini, pasien akan dikategorikan sebagai pasien kritis dan harus segera melakukan penanganan di rumah sakit.

Keempat tingkatan di atas merupakan tahap yang berbahaya. Penderita pada tingkatan pertama dianjurkan untuk melakukan pengobatan sesegera mungkin guna mencegah gejala semakin memburuk.

Pertolongan pertama untuk menangani pasien syok hipovolemik

Apabila tidak ditangani dengan cepat, kondisi syok hipovolemik bisa menjadi sangat berbahaya dan mengancam jiwa. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan sebagai bentuk pertolongan pertama pada pasien, yaitu:

  • Meminta pasien berbaring dengan kaki terangkat sekitar 12 inci
  • Menghindari gerakan apabila pasien dicurigai mengalami cedera pada kepala, leher, atau punggung
  • Menjaga tubuh pasien tetap hangat
  • Tidak memberikan pasien cairan melalui mulut

Apabila pasien mengalami cedera, bersihkan area luka agar terhindar dari kotoran. Jangan mencoba untuk melepaskan kaca, pisau, ataupun benda-benda lain yang tertanam pada luka. Hindari juga mengangkat kepala pasien pada posisi yang lebih tinggi dari bagian tubuh lainnya.

Dalam tingkat apa pun, pasien syok hipovolemik harus segera dibawa ke rumah sakit untuk ditangani secara khusus. Apabila kondisi memburuk, pertolongan pertama bisa membantu meredakan gejala sebelum pasien menerima pertolongan dari rumah sakit.

Read More

Apa itu Angioedema? Berikut Penjelasannya

Angioedema adalah bentuk reaksi alergi pada kulit atau membran mukosa. Kondisi ini menyebabkan pembengkakan pada lapisan kulit bagian dalam.

Kondisi bengkak yang muncul karena reaksi alergi disebut dengan angioedema, meskipun pada umumnya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan bekas setelah penyembuhan. Dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi ini bisa menyebabkan para penderitanya sulit bernapas karena munculnya pembengkakan yang terjadi di saluran pernapasan manusia.

Kondisi bengkak yang muncul karena reaksi alergi disebut dengan angioedema, meskipun pada umumnya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan bekas setelah penyembuhan.. Dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi ini bisa menyebabkan para penderitanya sulit bernapas karena munculnya pembengkakan yang terjadi di saluran pernapasan manusia.

Dalam beberapa kasus, penderita penyakit ini juga mengalami urtikaria atau juga disebut dengan biduran. Kedua kondisi ini memang terlihat sama, yang membedakan pada penyakit ini adalah terjadi di lapisan bawah kulit. Sementara, bengkak pada biduran muncul dan terjadi di permukaan kulit manusia.

Gejala Angioedema

Gejala utama yang muncul pada seseorang penderita penyakit ini adalah bengkak yang muncul di bawah permukaan kulit. Munculnya pembengkakan ini disebabkan karena adanya penumpukan cairan di lapisan kulit bagian dalam, selain itu juga bisa terjadi pada beberapa bagian tubuh lain seperti area sekitar mata, lidah, tangan, kaki dan kelamin.

Dalam kasus yang sudah parah, pembengkakan ini juga bisa terjadi pada bagian dalam tenggorokan dan perut. Kondisi yang muncul biasanya tidak menimbulkan gatal, namun pada kondisi idiopathic dan allergic, bengkak yang muncul akan disertai dengan biduran atau urtikaria yang menjadi penyebab munculnya rasa gatal, berikut beberapa gejala lain yang bisa muncul.

  • Merasakan sensasi panas dan nyeri, tepat pada area yang mengalami pembengkakan.
  • Mengalami sesak napas, yang diakibatkan karena pembengkakan di tenggorokan dan paru-paru.
  • Kondisi mata memerah, hal ini diakibatkan karena adanya pembengkakan di konjungtiva.

Jenis Angioedema

  • Allergic

Seseorang yang mengalami pembengkakan jenis ini disebabkan karena alergi terhadap beberapa bahan tertentu, seperti makanan terutama kacang, kerang, susu dan telur. Kemudian alergi obat, seperti antibiotik, aspirin dan antiinflamasi nonsteroid. Lalu alergi terhadap gigitan serangga, seperti lebah dan alergi pada lateks atau sejenis karet bahan sarung tangan karet.

  • Drug-Induced

Kondisi pembengkakan ini muncul karena seseorang menggunakan obat tertentu meskipun tidak memiliki alergi obat. Bengkak yang muncul biasanya sesaat setelah penggunaan obat, tetapi juga bisa muncul dalam beberapa bulan hingga tahun setelah penggunaan obat. 

Beberapa jenis obat penyebab kondisi ini seperti obat antiinflamasi nonsteroid, obat hipertensi golongan ACE seperti ramipril, perindopril dan lisinopril, serta obat hipertensi golongan ARB seperti valstartan, losartan dan irbesartan.

  • Hereditary

Pembengkakan jenis ini disebabkan karena seseorang kekurangan protein penghambat C1-esterase di dalam darah. Protein ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, jika seseorang kekurangan protein ini maka sistem imun akan berbalik menyerang tubuh dan menimbulkan gejala pembengkakan.

Kondisi ini disebabkan beberapa hal yang berhubungan dengan perilaku seseorang, seperti mengalami depresi atau stres, kemudian akibat prosedur bedah atau perawatan gigi, penggunaan pil KB, kehamilan hingga seseorang mengalami cedera atau infeksi. Namun, seseorang yang mengalami pembengkakan jenis ini berisiko menurunkan penyakit ini ke anaknya.

  • Idiopathic

Terlepas dari faktor yang dijelaskan di atas, sebagian besar kasus angioedema tidak diketahui penyebab pastinya. Namun, para ahli memiliki dugaan bahwa kondisi tersebut muncul karena adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Beberapa penyebab yang membuat munculnya idiopathic adalah seperti stres, mengenakan pakaian berat dan olahraga terlalu berat.

Selain itu, cuaca atau iklim yang terlalu panas juga bisa menjadi penyebab munculnya pembengkakan tersebut. Tak hanya itu, konsumsi alkohol, kafein dan makanan pedas serta kondisi medis seperti lupus atau limfoma meski sangat jarang bisa menjadi penyebab munculnya idiopathic ini.

Kondisi bengkak yang muncul karena reaksi alergi disebut dengan angioedema, meskipun pada umumnya tidak berbahaya dan tidak menimbulkan bekas setelah penyembuhan.. Dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi ini bisa menyebabkan para penderitanya sulit bernapas karena munculnya pembengkakan yang terjadi di saluran pernapasan manusia.

Dalam beberapa kasus, penderita penyakit ini juga mengalami urtikaria atau juga disebut dengan biduran. Kedua kondisi ini memang terlihat sama, yang membedakan pada penyakit ini adalah terjadi di lapisan bawah kulit. Sementara, bengkak pada biduran muncul dan terjadi di permukaan kulit manusia.

Gejala Angioedema

Gejala utama yang muncul pada seseorang penderita penyakit ini adalah bengkak yang muncul di bawah permukaan kulit. Munculnya pembengkakan ini disebabkan karena adanya penumpukan cairan di lapisan kulit bagian dalam, selain itu juga bisa terjadi pada beberapa bagian tubuh lain seperti area sekitar mata, lidah, tangan, kaki dan kelamin.

Dalam kasus yang sudah parah, pembengkakan ini juga bisa terjadi pada bagian dalam tenggorokan dan perut. Kondisi yang muncul biasanya tidak menimbulkan gatal, namun pada kondisi idiopathic dan allergic, bengkak yang muncul akan disertai dengan biduran atau urtikaria yang menjadi penyebab munculnya rasa gatal, berikut beberapa gejala lain yang bisa muncul.

  • Merasakan sensasi panas dan nyeri, tepat pada area yang mengalami pembengkakan.
  • Mengalami sesak napas, yang diakibatkan karena pembengkakan di tenggorokan dan paru-paru.
  • Kondisi mata memerah, hal ini diakibatkan karena adanya pembengkakan di konjungtiva.

Jenis Angioedema

  • Allergic

Seseorang yang mengalami pembengkakan jenis ini disebabkan karena alergi terhadap beberapa bahan tertentu, seperti makanan terutama kacang, kerang, susu dan telur. Kemudian alergi obat, seperti antibiotik, aspirin dan antiinflamasi nonsteroid. Lalu alergi terhadap gigitan serangga, seperti lebah dan alergi pada lateks atau sejenis karet bahan sarung tangan karet.

  • Drug-Induced

Kondisi pembengkakan ini muncul karena seseorang menggunakan obat tertentu meskipun tidak memiliki alergi obat. Bengkak yang muncul biasanya sesaat setelah penggunaan obat, tetapi juga bisa muncul dalam beberapa bulan hingga tahun setelah penggunaan obat. 

Beberapa jenis obat penyebab kondisi ini seperti obat antiinflamasi nonsteroid, obat hipertensi golongan ACE seperti ramipril, perindopril dan lisinopril, serta obat hipertensi golongan ARB seperti valstartan, losartan dan irbesartan.

  • Hereditary

Pembengkakan jenis ini disebabkan karena seseorang kekurangan protein penghambat C1-esterase di dalam darah. Protein ini berperan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh, jika seseorang kekurangan protein ini maka sistem imun akan berbalik menyerang tubuh dan menimbulkan gejala pembengkakan.

Kondisi ini disebabkan beberapa hal yang berhubungan dengan perilaku seseorang, seperti mengalami depresi atau stres, kemudian akibat prosedur bedah atau perawatan gigi, penggunaan pil KB, kehamilan hingga seseorang mengalami cedera atau infeksi. Namun, seseorang yang mengalami pembengkakan jenis ini berisiko menurunkan penyakit ini ke anaknya.

  • Idiophatic

Terlepas dari faktor yang dijelaskan di atas, sebagian besar kasus angioedema tidak diketahui penyebab pastinya. Namun, para ahli memiliki dugaan bahwa kondisi tersebut muncul karena adany gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Beberapa penyebab yang membuat munculnya idiophatic adalah seperti stres, mengenakan pakaian berat dan olahraga terlalu berat.

Selain itu, cuaca atau iklim yang terlalu panas juga bisa menjadi penyebab munculnya pembengkakan tersebut. Tak hanya itu, konsumsi alkohol, kafein dan makanan pedas serta kondisi medis seperti lupus atau limfoma meski sangat jarang bisa menjadi penyebab munculnya idiophatic ini.

Read More
Hidup Sehat

Membongkar Kandungan Pisang dari Macam-Macam Jenisnya

Pisang adalah salah satu buah yang tumbuh subur di negara tropis. Indonesia sebagai negara tropis beruntung memiliki beragam jenis buah yang kaya akan manfaat ini. Manfaat yang dibawa berasal dari kandungan pisang.

Pisang berkembang menjadi buah yang populer di Nusantara. Selain mudah didapat, pisang juga dapat dikonsumsi dengan banyak cara. Belum lagi jika kita bicara bagaimana buah ini tidak memerlukan banyak syarat untuk dapat tumbuh dan berkembang meski hanya dengan mengandalkan pekarangan rumah kita.

Hal itulah beberapa alasan mengapa pisang menjadi primadona di negara ini. Nah, sekarang kita bahas, yuk, berbagai jenis buah pisang dengan segudang manfaat yang terkandung di dalamnnya, yang bisa kita temukan dengan mudah di sini:

  • Pisang Kepok

Jika kita menyambangi los buah di pasar atau ke kios buah yang terletak di pinggir jalan, dengan mudah kita jumpai pisang kepok tergantung di sudut-sudutnya. Pisang yang berbentuk agak pipih ini disukai lantaran dapat diolah menjadi makanan. Selain nikmat, kandungan pisang kepok juga amat banyak.

Kandungan nutrisi pada pisang kepok amat baik untuk menjaga kesehatan tubuh. Di sana dapat ditemukan kalori, vitamin B6, vitamin C, zat mangan, serat, dan kalium. Manfaat pisang kepok banyak digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan seperti membantu melancarkan pencernaan, mencegah sembelit, dan mengatasi maag. Selain itu, pisang kepok juga bisa dijadikan untuk mencukupi kebutuhan potasium.

  • Pisang Ambon

Pisang ambon dapat dikenali dengan ciri berukuran cukup besar dan memiliki rasa yang manis. Pisang ambon dikenal memiliki manfaat dapat membuat kulit tampak lebih putih. Manfaat pisang ambon lainnya adalah bisa melancarkan buang air besar dan mengobati sakit mata apabila dikonsumsi secara rutin.

Manfaat itu ada tak lain berasal dari kandungan pisang ambon sendiri, seperti karbohidrat, protein, zat besi, lemak, serat, mineral, dan vitamin bisa membantu untuk memenuhi nutrisi dalam tubuh.

  • Pisang Susu

Pisang susu memiliki manfaat yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan ibu hamil. Kandungan pisang susu yang utama adalah asam folat. Hal ini memungkinkan pisang susu bisa bermaat untuk ibu hamil. Pasalnya, asam folat merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh janin.

Selain itu, pisang susu juga bisa membantu mengatasi rasa mual akibat mabuk. Namun, jumlah kalori pada pisang susu sangat tinggi. Oleh karena itu, kamu perlu membatasi asupan konsumsinya.

  • Pisang Raja

Tak mau kalah dengan jenis pisang lainnya, pisang raja juga memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Kandugan pisang raja antara lain serat, protein, vitamin C, vitamin A, vitamin B6, kalium, niacin, mangan, magnesium, filat, dan zat besi. Kandungan mineral dan vitamin pada pisang raja ini sangat berguna untuk melawan beragai penyakit.

Manfaat pisang raja yang bisa dirasakan seperti meningkatkan imun tubuh, meningkatkan energi tubuh, menguatkan tulang, mengurangi gangguan penglihatan, menurunkan hipertensi, mengurangi risiko batu ginjal, menyembuhkan maag, mengatasi anemia, dan lain sebagainya.

  • Pisang Tanduk

Selain memiliki rasa yang nikmat, pisang tanduk menjadi primadona lantaran kandungan pisang di dalamnya. Magnesium, folat, kalium, serat, zat besi, niacin, riboflavin, mangan, protein, vitamin C, vitamin A, dan vitamin B6 merupakan deretan nutrisi yang terdapat di dalam pisang yang memiliki ciri fisik dengan panjang mencapai 28 cm ini.

Dilihat dari nutrisinya, pisang yang akan tetap berwarna hijau pada kulitnya walaupun sudah matang ini bisa membantu menjaga kesehatan ginjal. Selain itu, kandungan zat besi pada pisang tanduk juga bisa bantu menambah darah.

***

Itulah kandungan pisang yang terdapat di masing-masing jenis. Keseluruh jenis pisang yang disebut di atas sudah amat populer dan mudah dijumpai hampir di seluruh tempat di Indonesia. Melihat kayanya kandungan pisang, mulai sekarang jangan pernah ragu untuk mengonsumsi buah ini, ya!

Read More