Uncategorized

Jangan Bingung! Inilah Cara Membaca Resep Dokter yang Benar

                Pernahkah Anda mendapat resep dari dokter untuk menebus obat ketika sakit? Bagi orang awam, tulisan dokter tidak dapat dipahami sebab bentuknya tidak tertata dan menggunakan kode tertentu. Pasien memang tidak memiliki keharusan untuk menerjemahkan resep sebab hal itu merupakan tugas apoteker. Meski demikian, Anda juga bisa mempelajari cara membaca resep dokter yang benar. Tertarik untuk mencobanya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa gunanya bisa membacara resep dokter?

Terdapat beberapa manfaat jika Anda mengetahui cara membaaca resep dari dokter. Berikut beberapa di antarnya.

  • Dapat melakukan double checking

Jika Anda bisa membaca tulisan resep dokter, Anda dapat melakukan pengecekan ulang. Hal tersebut berguna untuk mengantisipasi kesalahan dokter dalam menuliskan resep. Dokter bisa saja salah menuliskan resep yang berakibat terhadap penerimaan obat.

  • Dapat berperan aktif memantau pengobatan

Bagi sebagian orang, pengobatan yang tepat menjadi faktor sangat penting bagi kesembuhan penyakitnya. Selain itu, jenis obat yang diminum juga berpengaruh besar.

  • Dapat memahami fungsi obat secara mendalam

Terkadang pasien tidak peduli alasan diberikannya jenis obat tertentu untuk penyakitnya. Jika Anda dapat membaca resep dokter, Anda bisa mencari tahu tentang fungsi obat yang diresepkan. Beberapa obat yang diresepkan kadang tidak tepat guna sebab Anda tidak memberi informasi dengan lengkap sehingga memungkinkan terjadi kesalahan diagnosis.

Cara membaca resep dokter

Untuk bisa membaca resep dokter Anda sebaiknya tahu terlebih dahulu bahwa penulisan resep memiliki format yang sama. Pada resep biasanya akan muncul singkatan dan simbol tertentu. Semua itu memiliki arti sehingga penting memahami secara utuh dan keseluruhan resep. Bukan hanya nama obatnya saja. Berikut ini adalah cara membaca resep dokter.

  • Waktu penggunaan obat

Pada tulisan resep dokter akan ada penulisan singkatan tertentu menggunakan huruf kecil. Singkatan itu dapat berarti banyak hal, salah satunya adalah waktu penggunakan obat. Berikut ini cara membaca tulisan resep dokter yang berarti waktu penggunaan obat.

  • Tertulis ac  berarti obat diminum sebelum makan
  • Tertulis pc berarti obat diminum setelah makan
  • Tertulis int berarti obat diminum di antara waktu makan
  • Tertulis hs berarti obat diminum saat tidur
  • Dosis obat

Penulisan resep dokter untuk dosis obat dituliskan menggunakan angka dan huruf. Berikut contoh penulisannya.

  • Tertulis 10, 20,30 artinya dosis sebesar 10, 20, 30
  • Tertulis mg artinya dosis dalam miligram
  • Tertulis mL artinya dosis dalam mililiter
  • Tertulis tbps artinya dosis sebesar 15mL
  • Tertulis tsp artinya dosis sebesar 5 mL
  • Tertulis ss artinya satu setengah
  • Cara serta lokasi penggunaan obat

Cara menggunakan obat tentu saja akan tertulis dalam resep. Lokasi penggunaan obat juga akan tertulis dalam resep obat.

  • Tertuli ad berarti digunakan pada telinga kanan
  • Tertulis al berarti digunakan pada telingan kiri
  • Tertulis c atau o berarti dengan
  • Tertulis po berarti digunakan dengan cara diminum
  • Tertulis sl berarti diletakkan di bawah lidah (sublingual)
  • Tertulis s berarti tanpa
  • Tertulis od berarti digunakan pada mata kanan
  • Tertulis os berarti digunakan pada mata kiri
  • Tertulis top berarti dioleskan
  • Bentuk obat

Untuk bentuk obat biasanya ada kapsul, tablet, pil, dan sirup. Semuanya menggunakan singkatan berupa huruf kecil. Berikut contoh penulisannya.

  • Tertulis caps artinya obat berbentuk kapsul
  • Tertulis tab artinya obat berbentuk tablet
  • Tertulis pil artinya obat berbentuk pil
  • Tertulis gtt artinya obat tetes
  • Tertulis fls artinya obat berbentuk sirup
  • Frekuensi penggunaan obat

Frekuensi penggunaan obat juga akan tertulis lengkap di dalam resep yang diberikan. Berikut ini contohnya.

  • Tertulis bid berarti obat diminum 2 kali sehari
  • Tertulis tid berarti obat diminum 3 kali sehari
  • Tertulis qid berarti obat diminum 4 kali sehari
  • Tertulis ad lib berarti obat dapat diberikan kapan saja dan tidak terbatas
  • Tertulis qd berarti obat diminum setiap hari
  • Tertulis q3h berarti obat diminum setiap 3 jam
  • Tertulis q4h berarti obat diminum setiap 4 jam
  • Tertulis prn berarti obat dapat diminum dalam keadaan tertentu (jika saja)

                Anda tentu berpikir bahwa bisa membaca resep dokter tidaklah terlalu penting. Padalah jika Anda tidak bisa membaca resep dokter, Anda tidak akan pernah mengetahui jika ada kesalahan pemberian resep. Padahal jika Anda dapat membaca resep dokter maka kesalahan dapat dicegah. Meski kecil kemungkinannya, dokter bisa salah menuliskan resep baik dari segi dosis, jumlah obat, atau bahkan jenis obat yang diresepkan. Dokter juga manusia biasanya yang terkadang bisa melakukan kesalahan tanpa sengaja. Jadi, untuk membantu mengevaluasi kinerja tenaga kesehatan, sebaiknya Anda pun mengerti cara membaca resep dokter yang benar.

Read More

Menilik Mati Suri dari Kacamata Medis

Istilah mati suri sebenarnya bukanlah suatu hal asing yang belum pernah sama sekali didengar. Seseorang yang mengalami mati suri, akan kembali hidup setelah ia dinyatakan meninggal dunia, itulah pengertian mati suri yang biasanya dikenal di kalangan masyarakat. Namun, bagaimana konsep mati suri sebenarnya dalam dunia medis?

mati suri

Dalam dunia medis, mati suri dikenal dengan Lazarus syndrome yang berarti kembalinya sirkulasi spontan yang tertentu setelah dilakukan tindakan CPR. Meski begitu, teori Lazarus syndrome ini tetap menimbulkan pertanyaan besar. Di bawah ini, terdapat beberapa teori yang diyakini berkaitan erat dan mampu menjelaskan fenomena mati suri pada manusia.

Mati suri dari segi medis

Telah disebutkan sebelumnya, bahwa istilah Lazarus syndrome mengacu pada kembalinya sirkulasi spontan yang sebelumnya tertunda setelah seseorang telah diberikan resusitasi jantung paru atau CPR. Kata Lazarus itu sendiri diambil dari nama Lazarus, seorang Betania dalam Alkitab, yang diyakini dibangkitkan kembali oleh Yesus setelah empat hari dinyatakan meninggal dunia.

Para ahli meyakini, bahwa jumlah fenomena mati suri yang sebenarnya terjadi, lebih besar dibanding dengan data yang dilaporkan.

Beberapa kemungkinan penyebab terjadinya mati suri pada manusia, antara lain:

  • Lazarus syndrome

Para ahli menjelaskan bahwa Lazarus syndrome terjadi saat ada akumulasi tekanan pada dada setelah tindakan CPR dilakukan. Ketika CPR dihentikan, tekanan akan berkurang, sehingga fungsi kerja jantung dapat kembali normal. Kondisi ini berpeluang menjadi penyebab mengapa seseorang dapat tersadarkan kembali.

Ada juga kemungkinan lain, ketika obat yang diberikan melalui pembuluh darah perifer tidak tersalurkan secara sempurna. Setelah pembuluh darah kembali pada ukuran semula, obat baru dapat tersalurkan dengan baik dan akhirnya menyebabkan orang tersebut tersadarkan kembali.

  • Kondisi medis

Dunia medis mengenali dua jenis kematian, yaitu kematian klinis dan biologis. Kematian klinis merujuk pada kondisi ketika tidak ada detak jantung dan napas pada seseorang. Di sisi lain, kematian biologis merujuk pada tidak adanya aktivitas pada otak manusia.

Walaupun begitu, diagnosis kematian klinis pada manusia terbilang cukup rumit. Terdapat beberapa kondisi medis yang dapat membuat seseorang seolah-olah telah meninggal dunia, namun pada kenyataannya masih hidup.

  • Hipotermia

Istilah hipotermia terjadi ketika tubuh mengalami penurunan temperatur ekstrem akibat suhu dingin di sekitarnya. Seseorang yang mengalami hipotermia menyebabkan detak jantung dan napas seseorang melambat, hingga di suatu titik tertentu tidak dapat terdeteksi lagi. Pada kondisi itulah, seseorang dianggap telah meninggal dunia.

Di samping itu, sirkulasi darah seseorang yang mengalami hipotermia akan terhenti. Namun, fungsi kerja saraf masih bekerja.

Antara kematian klinis dan biologis

Kematian klinis merujuk pada kondisi ketika jantung dan napas seseorang tidak lagi bekerja. Kematian klinis pada kenyataannya dapat dikembalikan. Ketika seseorang mengalami serangan jantung dan diberikan tindakan CPR, terdapat peluang yang cukup menjanjikan dalam menyelamatkan nyawa orang yang bersangkutan.

Sementara itu, kematian biologis merujuk pada kondisi ketik otak manusia tidak bekerja lagi. Memang, secara medis tubuh dapat tetap berfungsi walau otak manusia dinyatakan sudah mati, karena jantung dapat bekerja tanpa ada intervensi dari otak.

Secara garis besar, kematian klinis merupakan alasan paling logis mengapa fenomena mati suri dapat terjadi.

Read More

Gejala Penyakit TORCH yang Perlu Anda Ketahui

Penyakit TORCH merupakan beberapa jenis infeksi yang dapat membahayakan ibu hamil dan janin dalam kandungan

Masa kehamilan adalah masa yang paling ditunggu oleh setiap pasangan. Ayah dan ibu harus sabar menanti selama sembilan bulan untuk melihat si kecil lahir ke dunia.

Namun, masa kehamilan juga merupakan masa yang paling berat. Selama masa kehamilan, kekebalan tubuh menjadi lemah sehingga ibu hamil mudah terserang penyakit dan infeksi.

Penyakit TORCH merupakan salah satu infeksi yang dapat menyerang ibu hamil. TORCH merupakan akronim dari lima infeksi yaitu toksoplasma, rubella, cytomegalovirus (CMV), herpes, dan berbagai infeksi lainnya.

Ibu yang terkena infeksi TORCH kemungkinan besar akan mempengaruhi bayi dalam kandungan. Bayi yang terinfeksi dapat mengalami cacat lahir seperti masalah saraf dan kebutaan. 

Bagaimana bayi dapat tertular penyakit TORCH?

Karena bayi belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang baik, ia belum bisa melindungi diri dari infeksi dan penyakit. 

Ibu yang terkena penyakit TORCH dapat menularkan janinnya melalui darah atau cairan tubuh. Untungnya, kondisi ini bisa ditangani bila Anda segera melakukan pemeriksaan TORCH.

Plasenta juga menjadi media penularan lainnya. Meskipun kesehatan ibu tidak terlalu berisiko, penyakit TORCH sangat mempengaruhi kesehatan bayi, bahkan bisa menyebabkan keguguran. 

Gejala penyakit TORCH yang harus diketahui

Gejala infeksi TORCH bisa berbeda karena penyakit ini merupakan gabungan dari beberapa infeksi. Namun Anda bisa mewaspadai gejala umum dari penyakit ini, antara lain:

  • Penyakit kuning.
  • Demam dan kehilangan nafsu makan.
  • Pembesaran limpa dan hati.
  • Flu.
  • Petechiae atau ruam berwarna merah keunguan pada kulit. 

Jika Anda mengalami salah satu atau lebih gejala di atas, ada baiknya untuk segera menemui dokter. Sampaikan keluhan Anda secara jujur agar dokter dapat memberikan perawatan yang sesuai.

Anda juga disarankan untuk melakukan pemeriksaan TORCH sejak awal merencanakan kehamilan. Jika pada kunjungan pranatal Anda dicurigai mengalami infeksi, Anda akan diminta untuk melakukan screening infeksi melalui cek darah. 

Pemeriksaan yang dilakukan sedini mungkin dapat meminimalisir sebanyak mungkin risiko yang dapat diterima oleh bayi. Bahkan Anda harus tetap memantau perkembangan bayi Anda, terutama jika hasilnya positif.

Nantinya, perawatan yang diberikan bisa berbeda tergantung virus yang menginfeksi. Umumnya dokter akan memberikan obat minum seperti antivirus atau analgesik ringan untuk mencegah bayi ikut tertular.

Mencegah infeksi penyakit TORCH pada kehamilan

Berikut ini tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah Anda dari infeksi TORCH:

  • Cuci tangan sebelum dan sesudah makan menggunakan sabun dan air mengalir.
  • Hindari mengonsumsi daging mentah. Pastikan untuk memasak daging hingga benar-benar matang.
  • Jaga kebersihan di lingkungan sekitar Anda.
  • Minimalisir kontak langsung dengan kucing dan anjing liar untuk mencegah toksoplasmosis. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, pastikan untuk menjaganya tetap bersih dan sehat. Anda bisa mengurungnya di dalam rumah, atau menaruhnya di luar dan dilarang untuk memasuki rumah.
  • Jangan bertukar barang dengan orang lain seperti sisir, pisau cukur, dan barang-barang personal lainnya.
  • Hindari membuat tato atau melakukan tindik selama masa kehamilan.
  • Meminimalisir konsumsi cokelat, kacang tanah, dan selai kacang karena dapat memicu herpes genital. 
  • Lakukan manajemen stres. Stres dapat mempengaruhi kesehatan fisik sekaligus menurunkan kekebalan tubuh.

Masa kehamilan adalah masa yang membahagiakan sekaligus masa yang paling berat. Ibu dituntut untuk tetap sehat demi kesehatan janin dalam kandungan Anda.

Jika Anda positif terinfeksi penyakit TORCH, jangan panik. Percayalah bahwa dengan penanganan medis yang tepat, infeksi penyakit TORCH dapat ditangani. Konsistenlah melakukan perawatan dan jangan pernah melewatkan janji konsultasi dengan dokter. 

Bagaimanapun, tetaplah tenang dan nikmati masa kehamilan Anda. Jangan biarkan infeksi ini membuat Anda stres dan berdampak pada bayi Anda.

Read More

Rekomendasi Makan Sehat untuk Vitamin Hati yang Optimalkan Fungsi Organ Ini

sumber vitamin hati yang baik bagi kesehatan organ hati

Hepatitis, sirosis hati, perlemakan hati, dan penyakit liver lainnya dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Jika Anda masih khawatir akan risiko mengalami liver, memenuhi kebutuhan vitamin hati tidak ada salahnya. Rekomendasi asupan makanan untuk vitamin hati ini dapat dengan mudah Anda olah dan konsumsi. Tidak repot, tapi dapat optimalkan fungsi organ hati. Mari simak rekomendasi vitamin hati berikut!

Rekomendasi makanan sehat untuk vitamin hati

  • Vitamin E

Mungkin Anda lebih mengenal manfaat vitamin E untuk kesehatan kulit. namun, nyatanya vitamin E dapat menjadi vitamin hati yang sudah larut dalam lemak. Di dalam vitamin E terkandung zat antioksidan yang berfungsi untuk melindungi sel dari radikal bebas. Tanpa Anda sadari, radikal bebas yang diserap tubuh jika tidak dikendalikan dapat memicu stres oksidatif, sehingga menyebabkan timbulnya penyakit kronis, seperti kanker dan jantung. 

Hal ini dikuatkan oleh hasil penelitian yang menyebutkan bahwa efek antioksidan vitamin E dapat menurunkan stres oksidatif pada penyakit akibat perlemakan hati non-alkoholik. Sumber vitamin E dapat Anda peroleh dari makanan berikut ini:

  1. Alpukat
  2. Mangga
  3. Kiwi
  4. Paprika merah
  5. Kacang tanah
  6. Biji bunga matahari
  7. Kacang almond
  8. Kacang Brazil
  • Vitamin C

Jika biasanya Anda mendengar fungsi vitamin C untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh, vitamin ini juga berperan sebagai vitamin hati. Cara kerja vitamin C ini serupa dengan vitamin E, yang mengendalikan radikal bebas, sehingga tidak memicu stres oksidatif. Seseorang yang kekurangan vitamin C berisiko mengalami penyakit perlemakan hati non-alkohol dan steatohepatitis non-alkohol. Sumber vitamin C dapat Anda peroleh dengan mudah dari makanan ini:

  1. Jeruk
  2. Stroberi
  3. Pepaya
  4. Lemon
  5. Brokoli
  6. Paprika kuning
  7. Kiwi
  8. Jambu biji
  • Vitamin D

Vitamin D merupakan salah satu sumber bagi vitamin hati. Beberapa orang menyebut vitamin D sebagai vitamin matahari, karena memang vitamin ini didapatkan tubuh dari terkena paparan sinar UV. Vitamin D bersifat larut lemak yang kemudian disintesis oleh tubuh. 

Dalam sebuah jurnal Nutrients, disebabkan bahwa seseorang yang kekurangan vitamin D sering kali dikaitkan dengan penyakit perlemakan hati non-alkohol. Dengan memenuhi kebutuhan vitamin D dalam tubuh, penyakit kerusakan hati tersebut dapat diatasi. 

Sumber vitamin D dapat Anda peroleh dari beberapa jenis makanan, seperti ikan makarel, salmon, herring, sarden, minyak ikan cod, dan juga kuning telur.

  • Vitamin B12 dan B9

Jenis vitamin B, seperti vitamin B12 yang merupakan kobalamin dan vitamin B9 (folat), sering kali dikaitkan dengan fungsi dan kinerja organ hati. Dalam sebuah hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Nutrients, disebutkan bahwa kekurangan dua zat tersebut, folat dan kobalamin, dapat memperparah penyakit steatohepatitis non-alkohol. 

Meskipun begitu, memang masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi dan menguatkan hasil penelitian yang sudah ada, mengenai manfaat kobalamin dan folat sebagai vitamin hati. Tentunya, Anda tetap harus mencukupi kebutuhan dua zat penting ini untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. 

Sumber vitamin B12 dapat Anda peroleh dari ikan sarden, tuna, kerang, dan organ hati hewan. Sedangkan, vitamin B9 dapat Anda peroleh dengan mengonsumsi telur, sayuran hijau, buah sitrus, dan brokoli.

Read More

Penyakit Berbahaya di Balik Bintik Merah pada Kulit

Kulit merupakan bagian terluar dari tubuh manusia. Keberadaannya seakan menjadi “tameng” bagi bagian atau organ yang diselubunginya. Selain itu, kulit juga menjadi bagian tubuh yang paling terpapar oleh lingkungan, sehingga tak jarang banyak masalah terjadi pada kulit. Bintik merah pada kulit mungkin jadi salah satu kondisi yang menandakan tengah ada yang tidak beres di tubuh kita.

bintik merah pada kulit

Hampir semua orang pernah mengalami atau mendapati adanya bintik merah pada kulit mereka. Paling sering keadaan itu berlangsung setelah digigit serangga, seperti nyamuk, misalnya. Karena sifatnya timbul tenggelam, banyak orang yang menyepelekan kondisi ini.

Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa penyakit berbahaya di balik bintik merah pada kulit? Penyakit-pemyakit yang terangkum di bawah ini mungkin akan menjurus ke arah atau kondisi lebih serius jika tidak ditangani.

Oleh karenanya, penting untuk mengetahui apa-apa saja penyakit berbahaya di balik munculnya bintik merah pada kulit manusia. Berikut di antaranya:

  • Cacar Api

Penyakit ini kerap juga dikenal dengan herpes zoster, shingles, atau cacar ular. Penyakit yang identik sekali dengan bintik merah pada kulit ini disebabkan oleh virus varicella-zoster. Cacar api terjadi ketika virus yang telah menetap di kulit memperbanyak diri (multiplikasi) dan memicu bintik-bintik kecil berwarna merah di daerah sekitar kulit yang dilalui virus tersebut.

Bintik-bintik merah itu berisi cairan dan teksturnya akan menggelembung. Penderita penyakit ini akan menderita rasa sakit seperti terbakar dan kulit menjadi sensitif selama beberapa hari hingga satu minggu.

Cacar api cenderung menyerang orang lanjut usia dan penderita penyakit imunosupresif (sistem imun lemah) seperti AIDS, leukemia, lupus, dan limfoma. Penularan virus ini dapat terjadi mulai dari kontak langsung, hingga transmisi melalui pernapasan, sehingga virus tersebut dapat menjadi epidemik di antara inang yang rentan.

  • Demam Dengue

Sudah bukan rahasia jika salah satu indikasi seseorang terserang demam berdarah dengue (DBD) adalah munculnya bintik merah pada kulit. Tanda itu bisa muncul hampir di seluruh bagian tubuh.

Selain adanya bintik-bintik merah, penderita DBD juga merasakan nyeri sendi dan otot yang parah. Itu belum termasuk tanda lain seperti demam tinggi selama beberapa hari.

  • Biduran

Biduran, urtikaria, kaligata, atau ragam sebutan lainnya kerap dikaitkan dengan kondisi seseorang yang tidak tahan terhadap cuaca atau suhu dingin. Biasanya, penderita akan mendapati di hampir seluruh bagian kulitnya muncul bintik, cenderung ke arah bentol berwarna kemerahan. Bentol atau bintik kemerahan itu dihasilkan dari pelepasan histamin dari jaringan sel mast dan dari sirkulasi basofil.

Penderita juga merasakan gatal dan kadang sensasi panas di area yang ditumbuhi bintik merah pada kulit tersebut. Sebenarnya, biduran adalah kondisi kelainan kulit berupa reaksi vaskular terhadap bermacam-macam sebab, biasanya dikarenakan oleh suatu reaksi alergi.

Seperti yang disampaikan sebelumnya, bahwa biduran tidak hanya terjadi lantaran suhu dingin. Namun, sejumlah faktor punya andil dalam memicu kondisi ini. Ada faktor imunologi dan nonimunologik. Faktor-faktor nonimunologik meliputi bahan-bahan kimia, obat-obatan tertentu (termasuk morfin dan kodein), makan makanan laut (lobster, kerang, udang), toksin bakteri, hingga kontak fisik.

  • Eksim

Kondisi yang kerap menyasar anak-anak ini juga dikenal sebagai dermatitik atopik. Penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Namun, kemungkinan faktor genetik dan lingkungan yang kurang bersih dapat meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini.

  • Kudis dan Kurap

Kurap dan kudis merupakan dua penyakit kulit yang umum terjadi lantaran pola dan kebiasaan hidup kurang sehat, serta lingkungan yang tidak bersih. Kedua penyakit ini mudah sekali menular dari satu orang ke orang yang lain.

Kurap disebabkan oleh infeksi jamur dermatofit, sementara kudis disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabiei, orang Indonesia mengenal parasit penyebab kudis ini sebagai “kutu bangsat” atau “kutu kasur”.

Kurap membuat kulit membentuk bagian kecil, berbentuk lingkaran merah muda, yang kasar berbentuk lingkaran merah muda. Adapun kudis membuat timbulnya ruam dan rasa gatal yang hebat di bagian tubuh yang terserang.        

***

Secara umum, bintik merah pada kulit memang tidak menandakan penyakit atau kondisi medis yang serius. Namun, bukan berarti kita bisa menyepelekannya begitu saja. Lebih baik cari tahu terlebih dahulu apa yang memicu timbulnya kondisi tersebut. Siapa tahu, itu merupakan kondisi yang butuh perhatian lebih dari kita ‘kan? Jadi, jangan dipandang sebelah mata, ya!

Read More