Kesehatan Wanita

10 Kondisi yang Menyebabkan Haid Lebih dari 2 Minggu

Haid lebih dari 2 minggu pastinya membuat para perempuan jadi khawatir dan bingung. Mengapa hal ini bisa terjadi? Apa ada yang salah dengan tubuh saya? Beragam pertanyaan mungkin akan muncul dari pikiran Anda jika mengalaminya. 

Umumnya, siklus menstruasi berlangsung 21 – 35 hari dan terjadi selama 2 – 7 hari dalam setiap siklus. Namun, dalam kondisi tertentu, dapat membuat Anda mengalami haid lebih dari 2 minggu. Durasi haid yang lama ini akan membuat siklus menstruasi Anda jadi lebih lama dan tidak teratur. Bahkan, bisa menjadi pertanda adanya sesuatu yang tidak beres yang sedang terjadi di tubuh Anda.

Cara melacak siklus menstruasi setiap bulannya

Untuk mengetahui siklus menstruasi teratur atau tidak, Anda bisa mulai dengan mencatat tanggal Anda mendapat haid setiap bulannya di kalender. Setidaknya, lakukan hal tersebut selama beberapa bulan berturut-turut.

Selain itu, beberapa hal-hal yang perlu dicatat juga setiap bulannya, meliputi:

  • Tanggal akhir. 

Ini bisa mengidentifikasi siklus menstruasi Anda, apakah lebih panjang atau lebih pendek dari biasanya.

  • Aliran darah haid. 

Catat juga perkiraan aliran darah haid Anda, apakah lebih ringan atau lebih berat dari biasanya, serta seberapa sering Anda perlu mengganti pembalut saat hari pertama menstruasi. 

  • Pendarahan yang tidak normal. 

Penting juga untuk mencatat apakah Anda mengalami pendarahan di antara siklus menstruasi atau tidak.

  • Nyeri hebat di bagian bawah perut. 

Tidak sedikit wanita yang saat haid mengalami nyeri perut hebat hingga tidak dapat beraktivitas dengan normal. 

  • Perubahan lainnya. 

Hal yang mungkin juga penting untuk dicatat adalah perubahan mood, perilaku, atau hal lainnya yang mungkin terjadi saat  atau mendekati waktu menstruasi.

Kondisi yang menyebabkan haid lebih dari 2 minggu

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan wanita mengalami haid lebih dari 2 minggu adalah:

  1. Kehamilan yang berbahaya

Bisa saja, haid lebih dari 2 minggu bukanlah benar-benar darah menstruasi, melainkan pertanda bahaya dari kehamilan, seperti kehamilan ektopik, keguguran, atau plasenta previa, yang dapat menyebabkan perdarahan seolah-olah haid yang berlangsung lebih lama. 

  1. Perdarahan saat ovulasi

Haid yang berlangsung lebih dari 14 hari bisa disebabkan oleh adanya perdarahan saat ovulasi, yaitu keluarnya sel telur (ovum) dari indung telur (ovarium). Ketika ovulasi terjadi menjelang akhir periode menstruasi, bercak dari ovulasi bisa terlihat seolah-olah Anda haid lebih lama dari biasanya.

  1. Memasang alat kontrasepsi dalam rahim

Beberapa jenis alat kontrasepsi ada yang dipasang di dalam rahim, seperti IUD (IUD hormonal dan IUD non-hormonal), yang dapat menyebabkan perdarahan. Siklus menstruasi pun juga bisa menjadi tidak teratur karena perdarahan tersebut. Namun, dalam kebanyakan kasus, perdarahan dapat hilang setelah 3 – 6 bulan.

  1. Mengonsumsi pil KB hormonal

Tidak sedikit wanita yang telah menikah dan ingin mencegah kehamilan mengonsumsi pil KB hormonal sebagai alat kontrasepsinya. Pil KB bekerja dengan mengendalikan hormonal tubuh, sehingga memengaruhi siklus menstruasi Anda. Hal ini pun dapat menyebabkan haid lebih dari 2 minggu. Biasanya, gejala seperti ini berlangsung selama beberapa bulan pertama Anda mengonsumsinya.

  1. Gangguan tiroid

Kelenjar tiroid dalam tubuh kita bertanggung jawab untuk mengatur seluruh fungsi kerja hormon. Pada wanita, kelenjar ini juga mengatur hormon yang berkaitan dengan siklus menstruasi. Jika kelenjar tiroidnya kurang atau terlalu aktif, mungkin akan mengalami periode haid yang lama seolah-olah tidak akan berhenti.

  1. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

PCOS termasuk masalah reproduksi wanita yang sering terjadi. Gangguan ini termasuk kelainan sistem endokrin yang dapat menyebabkan siklus menstruasi yang tidak teratur. Ini karena sel indung telur (ovarium) terlihat membesar dan ada sekumpulan kecil berisi cairan (folikel) di setiap ovarium. Folikel tersebut dapat terlihat selama pemeriksaan USG.

  1. Endometriosis

Endometriosis adalah adanya jaringan yang tumbuh di luar rahim dan jaringan tersebut mirip dengan jaringan yang melapisi rahim. Jaringan ini dapat membengkak dan berdarah sebagai respons terhadap hormon, layaknya rahim yang menebal, lalu meluruh sebagai darah menstruasi ketika tidak ada proses pembuahan. Bedanya, darah akibat endometriosis tidak dapat keluar dari tubuh, sehingga menyebabkan nyeri dan komplikasi, seperti adhesi dan kista.

  1. Fibroid rahim

Fibroid rahim (uterus) adalah pertumbuhan sel-sel rahim, tetapi bukan kanker. Kondisi ini juga dapat menyebabkan haid lebih dari 2 minggu, sehingga siklus menstruasi jadi lebih lama. 

  1. Kelainan darah

Ada kemungkinan haid yang berlangsung lama disebabkan oleh kelainan darah, meskipun hal ini jarang terjadi. Gangguan darah yang paling umum pada wanita adalah penyakit Von Willebrand. Kelainan darah ini dapat menyebabkan perdarahan hebat dan haid lebih dari 2 minggu. 

  1. Kanker serviks.

Kanker serviks dapat menyebabkan perdarahan yang tidak normal, termasuk di antara menstruasi dan setelah melakukan hubungan seksual. Akibatnya, siklus menstruasi pun berlangsung lebih lama dan lebih berat dari biasanya.

Inilah 10 kemungkinan alasan yang menyebabkan seorang wanita mengalami haid lebih dari 2 minggu. Tentunya, hal ini perlu ditangani dengan melakukan konsultasi dan pemeriksaan langsung ke dokter obgyn. Penggantian jenis kontrasepsi yang lebih sesuai dan membuat Anda lebih nyaman mungkin akan dilakukan. Perawatan secara medis juga mungkin diperlukan jika memang Anda didiagnosis memiliki masalah pada organ reproduksi.

Read More
Olahraga

Cara Turunkan Berat Badan dengan Olahraga Pembakar Lemak Rekomendasi

Banyak orang melakukan berbagai cara untuk menurunkan berat badan, termasuk mempraktikkan olahraga pembakar lemak yang dipercaya ampuh untuk mencapai tujuan ini. Tentunya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, Anda juga perlu mengimbangi latihan fisik ini dengan pola makan sehat sehari-hari.

Rekomendasi olahraga pembakar lemak

Kira-kira, apa saja olahraga pembakar lemak yang direkomendasikan? Berikut pilihannya hanya untuk Anda.

1. Jogging dan lari

Kegiatan olahraga, seperti jogging dan lari diyakini mampu mengurangi berat badan secara efektif jika dilakukan secara rutin. Serupa tapi tak sama, kegiatan jogging dilakukan dengan bergerak dalam kecepatan 6,4-9,7 kilometer/jam, sedangkan, kegiatan fisik lari dilakukan di atas kecepatan 9,7 km/jam. 

Kegiatan fisik ini dipercaya dapat secara signifikan membakar lemak viseral yang membahayakan tubuh. Anda dapat melakukan olahraga ini dengan durasi 20-30 menit untuk intensitas 3-4 kali dalam seminggu.

2. Jalan kaki

Jangan menyepelekan kegiatan fisik yang satu ini. Memang terkesan sangat mudah dan siapapun dapat melakukannya, namun ternyata jalan kaki termasuk salah satu olahraga pembakar lemak yang banyak direkomendasikan.

Berdasarkan Harvard Health, seseorang yang memiliki berat 70 kg dapat membakar kalori sekitar 167 melalui kegiatan fisik berjalan dengan kecepatan sedang.

Brisk walking, yaitu berjalan kaki cepat juga diketahui efektif membakar lemak dalam perut atau lemak viseral. Kegiatan fisik ini dapat dilakukan dalam durasi 30 menit untuk 3-4 kali dalam seminggu. Di luar itu, Anda dapat menyesuaikan intensitas dan durasi jalan kaki sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

3. Latihan interval

Apakah Anda pernah mendengar latihan interval? Disebut juga dengan latihan HIIT, latihan interval dilakukan dengan mengombinasikan berbagai gerakan fisik. Caranya, dengan melakukan latihan intensitas tinggi lalu dilanjut dengan intensitas rendah.

Sebagai contoh, Anda dapat melakukan latihan fisik berlari secara lambat sebagai pemanasan, lalu dilanjutkan lari cepat atau sprint selama 15 detik. Selanjutnya, Anda dapat kembali berjalan atau berlari lambat untuk 1-2 menit. Lakukan dan ulangi pola ini untuk 10-20 menit.

Latihan interval dilaporkan mampu membakar kalori lebih banyak selama satu menit jika dibanding dengan latihan fisik, seperti angkat beban, bersepeda, bahkan berlari di treadmill. Kegunaan dari latihan interval ini dapat membakar lemak di sekitar area perut.

4. Yoga

Yoga adalah salah satu jenis olahraga yang terkesan memiliki gerakan lambat. Namun, olahraga yoga diketahui dapat menjadi salah satu rekomendasi olahraga pembakar lemak. Diketahui bahwa seorang individu dengan berat 70 kg dapat membakar kalori hingga 149 dengan melakukan yoga selama 30 menit.

Di samping melatih fisik, yoga juga baik untuk menerapkan praktik mindfulness yang nantinya dapat membantu Anda untuk mengontrol impuls untuk menghindari mengonsumsi makanan dalam jumlah yang banyak.

5. Berenang

Berenang juga termasuk ke dalam olahraga pembakar lemak. Seseorang yang memiliki berat sekitar 70 kg mampu membakar kalori dalam tubuhnya hingga 233 setelah melakukan olahraga renang selama 30 menit.

Perbedaan gaya renang yang Anda praktikkan akan berpengaruh terhadap jumlah kalori yang terbakar. Sebagai contoh, gaya kupu-kupu mampu membakar kalori paling banyak jika dibanding dengan gaya renang lainnya, seperti treading water, gaya dada, dan gaya punggung.

Read More
Penyakit

Mengenal Kondisi Medis Hiperprolaktinemia

Prolaktin merupakan hormon yang diproduksi di kelenjar pituitary. Hormon ini dapat membantu menstimulasi dan menjaga produksi ASI. Hiperprolaktinemia dapat dideskripsikan sebagai kelebihan hormon prolactin di dalam tubuh seseorang. Memiliki hiperprolaktinemia merupakan hal yang normal saat hamil atau saat dalam menyusui. Namun, beberapa jenis kondisi medis tertentu dan penggunaan obat-obatan khusus juga dapat menyebabkan hiperprolaktinemia pada siapa saja. Penyebab dan efek level prolactin yang tinggi bervariasi, tergantung pada jenis kelamin seseorang. Artikel ini akan membahas hal-hal seputar hiperprolaktinemia dengan lebih mendetail.

Penyebab dan gejala

Peningkatan level prolactin dapat disebabkan oleh berbagai kondisi. Biasanya, hiperprolaktinemia disebabkan karena kehamilan, yang mana merupakan sebuah kondisi normal. Menurut sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2013, tumor pituitary menjadi penyebab sekitar 50 persen hiperprolaktinemia. Prolaktinoma merupakan sebuah tumor yang terbentuk di kelenjar pituitary. Tumor ini umumnya bersifat non-kanker, namun dapat menyebabkan gejala yang berbeda tergantung pada jenis kelamin penderita. Penyebab lain hiperprolaktinemia adalah penghambat H2 asam seperti cimetidine, obat-obatan antihipersensitif seperti verapamil, estrogen, obat-obatan antidepresan seperti desipramine dan clomipramine, sirosis atau jaringan parut di hati, sindrom Cushing yang terbentuk akibat tingginya level hormon kortisol, infeksi atau tumor pada hypothalamus, dan obat-obatan anti mual seperti metoclopramide.

Gejala hiperprolaktinemia berbeda pada pria dan wanita. Mengingat level prolactin memengaruhi produksi susu dan siklus menstruasi, sulit mendeteksi kondisi ini pada pria. Apabila seorang pria mengalami disfungsi ereksi, dokter akan merekomendasikan tes darah untuk melihat apakah ada prolactin berlebih. Sementara itu, gejala pada wanita di antaranya adalah kemandulan, menstruasi yang tidak teratur, perubahan aliran menstruasi, berhentinya siklus menstruasi, hilangnya birahi, laktasi (galactorrhea), rasa nyeri pada payudara, dan vagina yang kering. Pada pria, gejala hiperprolaktinemia di antaranya adalah pertumbuhan payudara tidak normal (gynecomastia), laktasi, kemandulan, disfungsi ereksi, hilangnya gairah seksual, sakit kepala, dan perubahan kemampuan melihat.

Diagnosa dan perawatan

Untuk mendiagnosa hiperprolaktinemia, dokter akan melakukan tes darah untuk memeriksa level prolactin. Apabila level prolactin tinggi, dokter akan memeriksa kondisi lain. Jika dokter mencurigai adanya tumor, mereka akan melakukan tes pemindaian MRI guna menentukan apakah ada tumor pituitary yang menjadi penyebab utamanya.

Perawatan hiperprolaktinemia umumnya berfokus dalam mengembalikan prolactin pada angka yang normal. Dalam kasus adanya tumor di tubuh, tindakan bedah medis dapat dibutuhkan untuk mengangkat prolactinoma, namun kondisi tersebut sering dapat diatasi hanya dengan penggunaan obat-obatan saja. Selain operasi, pilihan perawatan hiperprolaktinemia di antaranya adalah radiasi, hormon thyroid sintetis, perubahan obat-obatan, dan obat-obatan untuk mengurangi prolactin seperti bromocriptine atau cabergoline. Obat-obatan biasanya dapat berfungsi dengan efektif pada orang-orang yang menderita prolactinoma dan dapat ditoleransi dengan baik. Bromocriptine perlu dikonsumsi 2-3 kali sehari sementara cabergoline bertindak dalam jangka waktu yang lama dan digunakan 2 kali setiap minggu. Operasi untuk mengangkat tumor akan dilakukan apabila obat-obatan tersebut di atas tidak terbukti efektif dalam mengatasi hiperprolaktinemia. Selain itu, operasi dibutuhkan apabila tumor memengaruhi kemampuan melihat seseorang. Jika obat-obatan dan operasi tidak efektif, meskipun kondisi ini jarang terjadi, radiasi untuk memperkecil tumor dapat dilakukan.

Biasanya, hiperprolaktinemia dapat dirawat dan diobati. Jenis perawatan akan bergantung pada apa yang menyebabkan pengeluaran prolactin berlebih. Apabila Anda memiliki tumor, operasi untuk mengangkat tumor tersebut dapat dilakukan guna mengembalikan kelenjar pituitary pada kondisi yang normal.

Read More
Kehamilan

Akuratkah Tes Kehamilan dengan Cuka?

Jika Anda tidak yakin apakah Anda hamil atau tidak, Anda mungkin tergoda untuk mencoba tes kehamilan rumahan. Tes ini sering menggunakan bahan-bahan rumah tangga yang sudah tersedia, salah satunya dengan cuka.

Tes kehamilan pada umumnya memeriksa darah atau urin untuk mencari human chorionic gonadotropin (hCG). Tubuh Anda membuat hCG setelah implantasi embrio di rahim Anda. Dokter Anda dapat melakukan tes darah atau urin.

Tes kehamilan sendiri, mengklaim berhasil karena reaksi kimia antara hCG dan barang-barang rumah tangga biasa. Ada beberapa jenis tes kehamilan buatan sendiri, salah satu yang terkenal dengan menggunakan cuka.

Ya, bahkan cuka bisa membantu Anda melakukan tes kehamilan. Yang Anda butuhkan adalah cuka putih untuk tes kehamilan ini.

Cara melakukan tes kehamilan dengan cuka:

  • 1 cangkir cuka putih 
  • 1/2 cangkir urin

Anda cukup menambahkan urin Anda dan cuka ke wadah, lalu aduk dengan benar. Tunggu 3 hingga 5 menit. Jika cuka berubah warna dan membentuk gelembung, berarti Anda hamil dan jika tidak ada perubahan berarti Anda tidak hamil.

Karena kurangnya penelitian ilmiah, Anda tidak dapat menentukan keakuratan tes kehamilan dengan cuka ataupun tes rumahan lainnya.

Jika Anda merasa hamil, hubungi dokter Anda segera sehingga Anda dapat melakukan tes kehamilan dan memulai perawatan prenatal. Mendeteksi kehamilan sejak dini akan membantu memastikan Anda mendapatkan perawatan yang Anda butuhkan.

Mungkin menyenangkan untuk mencoba tes kehamilan dengan cuka sebelum menggunakan metode yang sudah terbukti, tetapi jangan menganggap serius hasilnya. Anda tetap disarankan untuk melakukan tes kehamilan yang terbukti akurat.

Read More
Penyakit

Gejala dan Jenis Artritis Psoriatika

Artritis psoriatika (PsA) merupakan sebuah kondisi yang mengkombinasikan persendian nyeri dan bengkak dengan psoriasis. Psoriasis biasanya menyebabkan bercak merah gatal muncul di kulit dan kulit kepala. Sekitar 7,5 juta warga Amerika memiliki psoriasis, dan 30 persen di antaranya menderita artritis psoriatika. Artritis psoriatika dapat bersifat ringan atau parah, dan dapat melibatkan banyak persendian. Artikel ini akan membahas gejala dan jenis-jenis artritis psoriatika. 

Gejala PsA

Gejala artritis psoriatika (PsA) berbeda-beda dari satu orang ke orang yang lain. Gejala tersebut dapat bersifat ringan hingga parah. Terkadang, kondisi Anda berkurang dan Anda akan merasa lebih baik untuk sementara waktu. Namun, di waktu lain, gejala dapat berubah menjadi lebih parah. Gejala yang Anda alami juga sangat bergantung pada jenis artritis psoriatika apa yang Anda miliki, namun gejala umum PsA di antaranya adalah sendi yang bengkak dan lembut di satu atau kedua sisi tubuh; kaku di pagi hari; jari tangan dan kaki yang bengkak; nyeri otot dan tendon; bercak kulit yang bersisik, yang dapat bertambah parah saat persendian kambuh; kulit kepala bersisik; mata memerah; dan mata sakit (uveitis).

Jenis-jenis artritis psoriatika

Ada lima jenis artritis psoriatika, yaitu:

  • PsA simetris

Jenis ini memengaruhi sendi yang sama pada kedua sisi tubuh, contohnya pada kedua lutut kanan dan kiri. Gejala yang dirasakan sama dengan rheumatoid arthritis (RA). PsA simetris cenderung bersifat lebih ringan dan menyebabkan sedikit deformitas sendi dibandingkan dengan RA. Akan tetapi, PsA simetris juga dapat mengganggu pergerakan. Sekitar setengah dari orang-orang yang menderita PsA memiliki PsA jenis ini. 

  • PsA asimetris

Jenis ini memengaruhi satu atau lebih persendian di satu sisi tubuh. Persendian Anda dapat terasa nyeri dan berubah warna menjadi merah. PsA asimetris umumnya bersifat ringan, dan memengaruhi sekitar 35 persen dari orang-orang yang memiliki artritis psoriatika

  • Distal interphalangeal predominant PsA

Jenis ini melibatkan persendian yang paling dekat dengan kuku Anda, yang dikenal dengan sendi distal. PsA jenis ini terjadi pada 10 persen orang-orang penderita artritis psoriatika. 

  • Spondylitis PsA

PsA jenis ini melibatkan tulang punggung. Seluruh bagian tulang punggung, mulai dari leher hingga punggung bawah, dapat terkena kondisi ini. Hal ini dapat menyebabkan bergerak menjadi sebuah aktivitas yang menyakitkan. Tangan, kaki, dan panggul juga dapat terkena kondisi ini. 

  • Artritis psoriatika mutilans

Ini merupakan PsA jenis cacat dan parah. Sekitar 5 persen orang-orang yang menderita PsA memiliki jenis ini. Artritis psoriatika mutilans biasanya memengaruhi tangan dan kaki. Kondisi ini juga dapat menyebabkan rasa nyeri pada leher dan punggung bawah. 

Dalam kasus artritis psoriatika, sistem kekebalan tubuh Anda menyerang persendian dan kulit. Dokter belum tahu benar apa yang menyebabkan serangan tersebut, namun mereka berteori bahwa hal ini disebabkan karena kombinasi antara faktor genetik dan lingkungan. PsA merupakan penyakit bawaan. Sekitar 40 persen orang-orang yang memiliki kondisi ini juga memiliki relatif atau anggota keluarga yang menderita PsA. Sesuatu di lingkungan biasanya memicu penyakit bagi mereka yang memiliki tendensi mengembangkan PsA, entah itu virus, stres yang ekstrim, ataupun cidera fisik. Harapan pulih dari PsA berbeda-beda, tergantung seberapa parah kondisi yang Anda miliki. Semakin parah PsA, semakin sulit bagi Anda untuk bergerak. Untuk meningkatkan harapan tersebut, ikuti rencana perawatan yang dokter rekomendasikan.

Read More

Beginilah Tahap Daur Air Beserta Faktor Penghambatnya

Daur air adalah sirkulasi air dari atmosfer menuju bumi lalu kembali pada atmosfer lagi. Daur air sendiri memiliki istilah lain yaitu siklus hidrologi. Sumber air di bumi baik dari laut, danau, sungai, maupun mata air akan mengalami siklus hidrologi ini. Daur air akan terjadi melalui beberapa tahapan. Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat mengganggu daur air. Berikut penjelasan lengkapnya

daur air

Tahap daur air

Daur air akan melalui 3 fase yaitu gas, cair, dan padat. Ketiga fase tersebut terdapat dalam 4 lapisan bumi yaitu atmosfer, litosfer, hidrosfer, dan biosfer. Daur air akan melewati 7 tahap secara beraturan. Berikut ketujuh tahap daur air tersebut. 

  1. Evaporasi

Evaporasi adalah proses penguapan air pada permuakaan bumi karena adanya panas matahari. Uap air tersebut kemudian naik menuju lapisan atmosfer. Laju evaporasi dari permukaan bumi menuju atmosfer dipengaruhi oleh energi panas dari matahari. 

  1. Transpirasi 

Transpirasi adalah proses penguapan air pada permukaan bumi yang terjadi pada jaringan tumbuhan. Akar tanaman menyerap air, mendorongnya menuju daun untuk fotosintesis. Air hasil fotosintesis tersebut akan dikeluarkan oleh tanaman sebagai uap air. Pada proses fotosintesis, peran matahari diperlukan. 

  1. Sublimasi

Sublimasi adalah proses ketika es berubah menjadi uap air tanpa perlu melalui fase cair terlebih dahulu. Tahap sublimasi akan dialami pada daur air es dari kutub dan pegunungan. Secara proses, subimasi lebihh lambat dibandingkan evaporasi dan transpirasi. 

  1. Kondensasi 

Kondensasi adalah proses ketika uap air berubah menjadi partikel es berukuran kecil. Faktor yang mempengaruhi kondensasi yaitu suhu udara yang rendah. Partikel es yang terbentuk akan saling mendekati dan bergabung menjadi awan serta kabut. 

  1. Presipitasi

Presipitasi atau pengendapan adalah proses terjadinya hujan. Awan yang terkena angin panas atau perubahan suhulah yang menyebabkan awan menjadi hujan. Jika suhu di bawah nol derajat, maka hujan yang turun tidak berbentuk air namun berbentuk es. Proses presipitasi akan membuat air kembali masuk pada lapisan litosfer. 

  1. Limpasan

Limpasan adalah proses air mengalir di permukaan bumi dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Daur air pada tahap ini akan membuat air kembali pada lapisan hidrosfer. 

  1. Infiltrasi 

Infiltrasi adalah proses ketika air merembes ke dalam tanah kemudian menjadi air tanah yang nantinya digunakan pada tahap transpiras. Air setelah hujan tidak semua menuju tahap limpasan. Sebagian air tersebut akan mengalami taham infiltrasi ini. 

Faktor penghambat daur air

Proses daur air sendiri dapat terhambat oleh efek rumah kaca dan penebangan hutan. Kedua faktor penghambat daur air ini merupakan kegiatan yang sering dilakukan oleh manusia. Seringkali, orang-orang belum menyadari bahwa daur air dapat terhambat oleh dua faktor tersebut. 

  1. Efek rumah kaca

Faktor peghambat daur air salah satunya adalah efek rumah kaca, yaitu proses ketika bumi mengurung gas untuk membuat udara lebih stabil dibandingkan dengan planet lainnya. Hal ini akhirnya menimbulkan terjadinya pemanasan global. Pemanasan global akan menyebabkan es di kutub mencair yang kemudian mengganggu siklus pada daur air. 

  1. Penebangan hutan

Deforestasi atau penebangan hutan dapat menyebabkan daur air terhambat. Penebangan hutan seringkali dilakukan bertujuan untuk membuka lahan baru. Sayangnya, berkurangnya pohon yang terus menerus menyebabkan hutan menjadi gundul. Hal kemudian akan membuat uap air berkurang sehingga hujan jarang turun. 

Daur air memiliki banyak manfaat bagi bumi. Beberapa manfaat tersebut di antaranya adalah menciptakan hujan, membuat keseimbangan biosfer bumi, mengatur suhu lingkungan, dan mengatur perubahan cuaca. Sayangnya, perubahan iklim yang terjadi akibat pemanasan global dapat berdampak pada daur air sehingga mengurangi manfaatnya. Beberapa dampak yang muncul pada siklus hidrologi karena perubahan iklim di antaranya kurangnya air bersih, sering terjadi banjir, terdapat pencemaran air, serta adanya kekeringan. 

Read More