Bisakah Ikan Hias Menghilangkan Stres?

Setiap orang memiliki hobi yang berbeda. Sebagian orang senang menyalurkan hobi mereka dengan hewan peliharaannya. Salah satu hewan yang dapat dipelihara manusia adalah ikan hias. Sebagian orang berpikir bahwa ikan hias dapat menghilangkan stres.

Sekilas Informasi Tentang Stres

Stres merupakan perasaan yang sulit untuk dihilangkan manusia. Ada berbagai penyebab yang dapat membuat manusia mengalami stres seperti pengaruh orang lain terhadap kehidupannya. Tidak hanya penyebab, stres juga dapat menyebabkan berbagai gangguan pada tubuh seperti tekanan darah tinggi.

Ada berbagai cara yang dapat dilakukan manusia untuk menghilangkan stres. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan melibatkan hewan peliharaan. Sebagian orang memilih hewan lain untuk menghibur diri mereka dibandingkan dengan ikan hias.

Alasan Mengapa Ikan Hias Dapat Menghilangkan Stres

Meskipun sebagian orang lebih tertarik dengan hewan-hewan yang paling umum seperti anjing, ikan hias juga tidak kalah menarik untuk dipelihara. Berikut adalah beberapa alasan mengapa ikan hias dapat menghilangkan stres:

  1. Menenangkan pikiran

Salah satu alasan mengapa manusia sebaiknya pelihara ikan hias adalah dapat menenangkan pikiran manusia. Manusia bisa menaruh ikan hias di manapun mereka suka dan ikan hias dapat menambah kesan dekorasi tambahan pada ruangan yang digunakan.

Sebuah studi juga menyatakan bahwa manusia yang melihat akuarium yang berisi air dan batu karang dapat menenangkan pikiran mereka. Hal tersebut akan membuat pikiran mereka lebih terkendalikan jika akuarium tersebut ditambahkan dengan ikan hias, karena memberikan warna yang berbeda pada akuarium. Warna yang berbeda dapat memberikan pemandangan yang menarik.

  • Mengalihkan pikiran yang dapat membuat manusia menderita

Alasan lain mengapa manusia perlu memelihara ikan hias adalah dapat mengalihkan pikiran mereka dari hal-hal yang dapat membuat mereka stres atau menderita. Sebuah studi menyatakan bahwa hewan-hewan bisa menjadi hiburan bagi manusia, termasuk ikan hias. Manusia yang merasa terhibur akan secara otomatis mengurangi stres.

  • Meningkatkan kualitas tidur

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan manusia untuk meningkatkan kualitas tidur, dan salah satu cara tersebut termasuk memelihara ikan hias. Ikan hias tidak hanya dapat menenangkan pikiran manusia, namun juga dapat menenangkan tubuh mereka sehingga dapat membuat mereka tidur dengan lebih mudah.

  • Menjaga tekanan darah

Ikan hias diklaim dapat menjaga tekanan darah manusia. Stres dapat menyebabkan tekanan darah naik, detak jantung bergerak cepat, dan pembuluh darah sempit. Karena ikan hias memiliki sifat yang menenangkan pada tubuh manusia, hal tersebut akan secara otomatis mengurangi hambatan-hambatan yang memicu tekanan darah.

Sebuah studi menyatakan bahwa manusia yang hanya melihat akuarium saja dapat menurunkan detak jantung sebanyak 3 persen. Jika ada ikan hias di akuarium tersebut, maka detak jantung manusia akan turun sebanyak 7 persen.

  • Simulasi visual dengan efek terapeutik

Ikan hias dapat memberikan simulasi visual dengan efek terapeutik pada manusia dimana hal tersebut dapat membantu manusia fokus pada hal-hal yang ingin dilakukan.

Jika Kondisi Pasien Memburuk

Jika Anda mengalami tekanan darah yang tinggi akibat stres dan kondisinya memburuk, Anda sebaiknya temui dokter. Anda dapat mempersiapkan diri dengan beberapa hal sebagai berikut:

  • Daftar pertanyaan yang ingin Anda ajukan ke dokter.
  • Daftar gejala yang Anda alami (jika ada).
  • Daftar riwayat medis (jika dibutuhkan).

Ketika Anda berkonsultasi dengan dokter, dokter dapat menanyakan kondisi Anda seperti:

  • Kapan gejala yang Anda alami terjadi?
  • Apakah Anda memiliki kebiasaan tertentu?
  • Apakah Anda memiliki riwayat medis?

Setelah mengetahui kondisi Anda, dokter dapat melakukan diagnosis dan memberikan pengobatan sesuai kondisi Anda.

Kesimpulan

Ikan hias dapat menghilangkan stres karena tidak hanya memberikan pemandangan yang menarik di sebuah ruangan, namun juga dapat memberikan berbagai manfaat pada tubuh manusia. Untuk informasi lebih lanjut tentang stres atau ikan hias, Anda bisa tanyakan persoalan tersebut ke dokter.

Read More
Penyakit

Lakukan Tes Mata Minus Apabila Memiliki Gejala Ini

Mata minus, atau dalam istilah kedokteran dikenal dengan sebutan miopia, merupakan sebuah gangguan penglihatan yang ditandai dengan ketidakmampuan melihat objek atau benda yang jauh (pandangan terlihat kabur atau buram) namun Anda bisa melihat benda-benda yang dekat. Mata minus ini terjadi ketika bentuk mata Anda menyebabkan cahaya berbelok atau terbiasa dengan tidak tepat, dan memfokuskan gambar tepat di depan retina (alih-alih pada retina). Mata minus dapat berkembang secara perlahan dan cepat, biasanya berubah semakin memburuk saat anak tumbuh biasa. Kondisi ini juga dapat diwariskan dalam keluarga. Dalam arti, apabila orang tua memiliki mata minus, ada kemungkinan anak juga akan menderita kondisi serupa. Tes mata minus dapat mengkonfirmasi myopia. Setelah tes dilakukan dan dikonfirmasi Anda menderita mata minus, penggunaan kacamata atau lensa kontak dapat membantu Anda melihat dengan lebih jelas. Dalam beberapa kasus, operasi refraksi juga dapat dilakukan untuk mengatasi mata minus. 

Lakukan tes mata minus apabila Anda mengalami gejala-gejala seperti sakit kepala yang disebabkan karena ketegangan mata, kesulitan melihat saat mengendarai kendaraan bermotor (terutama pada malam hari), Anda perlu memicingkan mata untuk dapat melihat dengan lebih jelas, dan pandangan yang kabur saat melihat objek di kejauhan. Apabila gangguan penglihatan mengganggu aktivitas sehari-hari, kunjungi dokter mata. Dokter dapat menentukan tingkat keparahan mata minus dan merekomendasikan pilihan perawatan untuk mengatasi gangguan penglihatan Anda. 

Pemeriksaan mata yang teratur

Karena gejala gangguan penglihatan kadang tidak diketahui hingga miopia bertambah parah, Akademi Ilmu Kesehatan Mata Amerika merekomendasikan pemeriksaan mata yang teratur. 

  • Dewasa

Apabila Anda berisiko tinggi menderita penyakit mata seperti glaucoma, dapatkan tes mata minus setiap satu atau dua tahun sekali, saat Anda berusia 40 tahun. Apabila Anda tidak memakai kacamata atau lensa kontak, tidak memiliki gejala gangguan penglihatan apapun, dan memiliki risiko yang rendah menderita penyakit mata seperti glaukoma, dapatkan pemeriksaan mata setiap 5 hingga 10 tahun sekali saat Anda berusia 20-30 tahun, dua hingga 4 tahun sekali saat berusia 40-54 tahun, setiap satu hingga tiga tahun sekali saat usia 55-64 tahun, dan setiap 1-2 tahun sekali saat Anda berusia lebih dari 65 tahun. 

Apabila Anda memakai kacamata atau lensa kontak dan memiliki gangguan kesehatan yang memengaruhi mata, misalnya diabetes, Anda perlu memeriksakan mata dengan lebih teratur. Bertanyalah pada dokter berapa sering Anda perlu memeriksakan diri. Jika gejala yang memengaruhi kualitas pandangan muncul, segeralah periksakan diri. Pandangan yang kabur dapat menunjukkan bahwa Anda perlu mengganti kacamata atau sebagai tanda adanya masalah penglihatan lain. 

  • Anak-anak dan remaja

Anak dan remaja perlu mendapatkan pemeriksaan penyakit mata dan tes mata minus oleh dokter saat ia berusia 6 bulan, 3 tahun, dan sebelum tahun pertama masuk sekolah. 

Tes mata minus akan menunjukkan penyebab miopia. Salah satu penyebab utama adalah kesalahan refraksi. Apabila kornea atau lensa Anda tidak melengkung secara merata dan halus, sinar cahaya tidak dibiaskan dengan benar dan Anda akan memiliki kesalahan atau error refraksi. Mata minus biasanya terjadi ketika bola mata lebih panjang dari normal atau kornea Anda terlalu melengkung. Alih-alih terfokus dengan tepat di retina, cahaya difokuskan di depan retina, sehingga menyebabkan tampilan benda di kejauhan yang buram atau kabur. Beberapa faktor risiko dapat meningkatkan kemungkinan seseorang menderita mata minus, yaitu faktor genetik dan kondisi lingkungan.

Read More
Hidup Sehat

Mengetahui Manfaat Sereh untuk Penderita Insomnia

Sereh atau disebut juga citronella dapat digunakan sebagai bahan tradisional untuk membantu tidur, mengurangi stres, dan meningkatkan mood. Manfaat sereh bisa didapatkan dalam olahan teh maupun sebagai aromaterapi. Bagi penderita insomnia, menghirup aroma sereh yang menenangkan dipercaya mampu mempercepat proses tidur. 

Mengapa sereh baik untuk penderita insomnia?

Insomnia merupakan gangguan tidur yang sering terjadi pada orang dewasa. Tak hanya itu, penderita insomnia memiliki kualitas tidur yang buruk Biasanya, seseorang dikatakan menderita insomnia jika mengalami kesulitan tidur setidaknya 3 malam dalam seminggu selama minimal 3 bulan. Masing-masing penderita memiliki penyebab yang berbeda-beda, beberapa diantaranya karena stres, cemas, dan rasa sakit fisik yang sedang dirasakan.

Faktanya, beberapa studi menunjukkan bahwa manfaat sereh sebagai aromaterapi diantaranya untuk meringankan stres dan kecemasan. Perpaduan antara aromaterapi dan pijat akan memberikan manfaat yang lebih.

Menurut Journal of Health Research, responden yang menggunakan minyak sereh dan minyak almond untuk pijat sekali dalam seminggu selama minimal 3 minggu mampu menurunkan tekanan darah diastol sehingga berpengaruh terhadap tingkat stres seseorang.

Apabila insomnia disebabkan karena penderita menahan rasa sakit maka aromaterapi stres juga mampu membantu meredakan nyeri yang disebabkan peradangan. Sebuah studi lainnya yang diterbitkan oleh Journal of Pharmaceutical Sciences and Research menunjukkan, minyak sereh dapat meredakan nyeri persendian yang dialami pendeita rheumatoid athritis. Rasa nyeri akan berkurang perlahan selama 30 hari dengan persentase kesakitan yang awalnya 80% menjadi 50%.

Sereh juga bisa diolah dalam bentuk minuman hangat seperti teh. Efek sedatif teh sereh akan meningkatkan suasana hati dan mengurangi kecemasan. Senyawa di dalamnya membantu menurunkan hormon stres serta mencegah pembentukan stres kembali.     

Cara membuat teh sereh

Minuman ini bisa dibuat sendiri di rumah. Sereh banyak ditemukan di pasar tradisional, supermarket, serta dapat dibidudayakan dengan mudah. Berikut ini cara membuat tehs sereh:

  • Rebus 1 gelas air dan matikan api
  • Potong batang sereh sepanjang 1-2 inchi
  • Masukkan batang sereh ke dalam air hasil rebusan
  • Diamkan selama 5 menit
  • Ambil dan buang batang sereh
  • Sajikan ke dalam gelas

Anda juga bisa menambahkan es untuk membuatnya lebih segar. Kebiasan sehat mengonsumsi teh sereh setiap hari cukup dimulai dengan 1 gelas untuk 1 hari dan dapat ditingkatkan pada hari-hari selanjutnya.

Tips menggunakan sereh sebagai aromaterapi

Pada dasarnya, tidak ada aturan standar mengenai penggunaan sereh sebagai aromaterapi. Mayoritas penelitian dilakukan pada hewan sehingga efeknya mungkin akan berbeda jika diaplikasikan ke manusia.

Untuk membuat aromaterapi, gunakan 12 tetes minyak esensial sereh kemudian campurkan ke dalam bak mandi atau sebagai minyak pijat. Anda juga bisa menambahkan minyak esensial lainnya seperti minyak kelapa, minyak almond, atau minyak jojoba. Akan lebih baik, jika Anda melakukan uji sederhana untuk menghindari reaksi alergi pada kulit. Berikut cara-cara yang bisa dilakukan:

  • Basuh siku bagian dalam menggunakan sabun yang tidak mengandung pewangi dan keringkan
  • Oleskan beberapa tetes minyak sereh dan minyak esensial lain yang akan dijadikan aromaterapi
  • Balut area yang ditetesi dan tunggu hasilnya setelah 24 jam

Apabila kulit berubah menjadi kemerahan, panas, gatal, atau gejala iritasi lainnya maka basuh kembali kulit Anda dan jangan gunakan sebagai aromaterapi. Namun, jika tidak ada reaksi apapun, minyak esensial aman digunakan.

Anda juga bisa menggunakan minyak sereh sebagai aromatepi dengan cara menambahkan beberapa tetes ke kapas atau sapu tangan kemudian hirup perlahan. Selain untuk mempercepat tidur, beberapa orang melakukan ini untuk meringankan sakit kepala.

Read More
Penyakit

Suka Pakai Salep Antibiotik? Jangan untuk Kondisi Ini

Antibiotik tidak hanya tersedia untuk penggunaan secara oral. Penggunaan antibiotik untuk dioleskan pada luka pun tersedia dalam bentuk salep. Salep antibiotik umumnya digunakan sebagai pertolongan pertama guna mencegah infeksi yang disebabkan oleh masuknya bakteri pada daerah tubuh yang terluka. 

Anda bisa mendapatkan salep antibiotik di mana saja. Jangan heran ketika hendak membelinya di apotek, apoteker mungkin akan bertanya jenis salep antibiotik apa yang Anda butuhkan. Setidaknya, ada tiga jenis salep antibiotik yang umum diperjualbelikan. 

  1. Bacitracin 

Ini merupakan jenis salep antibiotik yang paling sering digunakan. Bacitracin ditujukan untuk mencegah infeksi pada luka ringan di kulit. 

  1. Polisporin 

Polisporin juga umum digunakan sebagai obat luar pada luka. Pemakaian salep antibiotik ini bertujuan mencegah terjadinya infeksi pada area luka dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri di area tersebut. 

  1. Neosporin 

Neosporin sebenarnya ampuh untuk mematikan bakteri pada area luka sehingga bisa mencegah terjadinya infeksi. Akan tetapi, jenis salep antibiotik ini jarang diresepkan oleh dokter karena cenderung menimbulkan reaksi alergi bagi penggunanya. 

Salep antibiotik bisa Anda gunakan untuk mengobati berbagai luka yang ada di kulit. Namun ketika menggunakannya, Anda juga tidak bisa sembarangan. Penggunaan pada jenis luka tertentu justru bisa memperparah kondisi tubuh Anda sekaligus memicu terjadinya infeksi. Berikut ini adalah jenis luka yang pantang diobati menggunakan salep antibiotik. 

  • Luka Besar 

Apabila ukuran luka Anda berdiameter cukup besar, mungkin lebih dari 2 sentimeter, baiknya tidak mengandalkan salep antibiotik untuk mengobatinya. Luka yang besar menandakan sudah mulai terjadinya infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Penggunaan salep antibiotik justru dapat memperparahnya. 

  • Luka yang Terus Berdarah 

Pernah tidak Anda mengalami luka yang terus mengalirkan darah? Jika pernah dan mengalaminya lagi, baiknya Anda mencari cara pengobatan lain selain menggunakan salep antibiotik. Pasalnya, darah yang terus mengalir membuat area luka tidak steril dan bisa menyebabkan komplikasi jika Anda memaksakan penggunan antibiotik untuk mengobatinya. Anda baru bisa mengoleskan salep ke area luka apabila darah sudah berhenti. 

  • Luka Dalam 

Luka dalam memerlukan perawatan yang lebih serius. Anda tidak bisa mengandalkan salep antibiotik untuk mengobatinya. Ini karena jenis salep tersebut hanya sebagai pertolongan pertama. Baiknya jika mengalami luka dalam, Anda segera ke dokter untuk memperoleh penanganan yang lebih tepat. 

  • Luka Bakar 

Berhati-hati pulalah menggunakan salep antibiotik pada luka bakar. Tidak semua luka bakar cocok ditangani dengan antibiotik. Pasalnya, ketika luka bakar cukup besar dan dalam hingga merusak jaringan lapisan kulit, bakteri sudah terlanjur masuk dan menginfeksi sehingga tidak mampu ditangani oleh salep antibiotik. 

  • Gigitan Hewan 

Apakah bisa salep antibiotik mengobati luka yang disebabkan oleh gigitan hewan, seperti dari serangga bahkan gigitan anjing? Jawabannya, tidak! Gigitan hewan cenderung mengandung virus yang tidak bisa ditangani oleh antibiotik. Anda baiknya segera berkonsultasi ke dokter apabila mengalami luka akibat gigitan hewan. 

  • Cedera Mata 

Mata merupakan bagian tubuh yang sangat sensitif. Pemberian benda asing bisa saja merusak organ mata Anda, mungkin termasuk salep antibiotik. Jangan pernah berpikir untuk mengoleskan salep antibiotik ke mata Anda ketika mengalami cedera di dekat area mata. Pasalnya, risiko kerusakan mata bisa mengintai sangat dekat. 

  • Luka Robek Besar 

Ada beberapa jenis luka robek yang menyebabkan kulit menganga lebar. Kondisi ini mesti ditangani dengan menjahit area luka agar tertutup sempurna. Anda tidak bisa mengandalkan penggunaan salep antibiotik untuk jenis luka yang satu ini. 

*** 

Anda bisa saja menyediakan salep antibiotik di rumah sebagai bahan pertolongan awal jika terjadi luka pada Anda maupun keluarga. Namun, jika memang kondisi luka tidak bisa ditangani dengan antibiotik, baiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter.

Read More

11 Penyebab Wanita Mengalami Haid 1 Hari

Haid 1 hari mungkin pernah dialami oleh sebagian wanita. Selain durasinya singkat, darah yang keluar juga tidak banyak. Masalah ini sebenarnya dipengaruhi oleh kondisi medis tertentu dan gaya hidup. Lalu, apa saja penyebabnya?

Penyebab Haid 1 Hari

Normalnya, wanita mengalami menstruasi setidaknya dalam durasi 2-7 hari lamanya. Jika haid 1 hari, tentu ada kondisi tertentu yang perlu diwaspadai.

Memang, durasi menstruasi ini berbeda-beda. Bahkan ada yang mengalami haid cuma 2 hari saja. Bagaimana dengan haid 1 hari? Berikut penjelasan penyebabnya.

  1. Kehamilan

Perlu diketahui bahwa darah yang keluar dari vagina tidak hanya karena menstruasi saja. Tetapi juga bisa menjadi pertanda kehamilan.

Perdarahan bisa saja terjadi akibat proses implantasi. Yaitu saat sel telur yang sudah dibuahi menempel di lapisan rahim.  Biasanya akan terjadi setelah 10-14 hari setelah terjadi pembuahan. Akan tetapi, tidak semua wanita hamil juga mengalami haid 1 hari ini.

Jika Anda mengalami haid 1 hari dan darahnya sedikit serta berwarna merah muda atau cokelat tua, segeralah beli test pack untuk memastikan. Mungkin saja ini menjadi pertanda bahwa Anda sedang hamil.

  • Kehamilan Ektopik

Haid 1 hari juga bisa menjadi pertanda bahwa Anda sedang mengalami kehamilan ektopik. Normalnya, sel telur yang dibuahi akan menempel di rahim. Pada kehamilan ektopik, sel telur akan menempek di saluran tuba falopi, serviks, atau ovarium.

Jika Anda mengalami gejala seperti nyeri panggul dan disertai perdarahan vagina, mungkin saja Anda mengalami kehamilan ektopik.

  • Faktor Alat Kontraseptsi dan Obat-obatan Tertentu

Semua jenis alat kontrasepsi dan juga obat tertentu bisa juga menyebabkan Anda mengalami haid 1 hari, biasanya darah yang keluar sedikit.

Hal ini akibat lapisan rahim menjadi tipis karena hormon dalam alat kontrasepsi tersebut. Kondisi ini akan membuat fase haid Anda menjadi singkat dan darahnya sedikit.

  • Olahraga Berlebihan

Olahraga yang berlebihan tidak baik karena bisa mengganggu siklus menstruasi. Apalagi jika energi yang terbakar tidak seimbang dengan nutrisi yang masuk ke tubuh. Bahkan, ini bisa menghentikan produksi hormon yang mengontrol ovulasi dan menyebabkan memperlambat hipotalamus.

  • Penurunan Berat Badan Secara Signifikan

Berat badan yang turun drastis secara tiba-tiba bisa membuat periode menstruasi jadi tidak teratur.

  • Stres

Stres juga memiliki dampak buruk pada hormon dalam tubuh. Sehingga sering kali saat stres melanda, siklus menstruasi pun menjadi tidak teratur.

Bahkan untuk stres parah, siklus menstruasi akan menjadi lebih pendek dan darah yang keluar juga sdikit.

  • Perimenopause

Perimenopause biasanya dirasakan oleh wanita yang berusia 30-50 tahun. Ini merupakan masa sebelum seorang wanita memasuki menopause. Periode ini juga dapat mengganggu diklus menstruasi seseorang. Selain mempersingkat durasi, perimenopause juga bisa membuat wanita tidak menstruasi.

  • Menyusui

Wanita yang menyusui juga bisa mengalami haid 1 hari ini. Bahkan ketika menyusui, masa haid juga bisa menjadi tertunda.

  • Keguguran

Keguguran akan menyebabkan munculnya darah dari vagina. Kadang wanita yang tidak sadar sedang hamil akan menganggap darah yang keluar adalah haid.

Perdarahan karena keguguran bisa muncul ringan maupun berat. Durasinya juga berbeda, bahkan ada yang singkat.

  1. PCOS

PCOS atau sindrom ovarium polikistik adalah kondisi hormon yang tidak seimbang. PCOS bisa menghentikan ovulasi dan membuat durasi menstruasi menjadi pendek.

  1. Pubertas

Remaja yang ada di fase pubertas biasanya mengalami menstruasi, namun cenderung masih belum stabil. Sehingga membuat fase haidnya menjadi sebentar, seperti haid 1 hari.

Read More
Hidup Sehat

Tanpa Kacamata Malam Anti Silau, Begini Cara Aman Berkendara di Malam Hari

Nyctalopia (rabun senja) atau kurangnya kemampuan mata melihat dengan baik di malam hari adalah kondisi yang bisa menyerang siapa saja. Kondisi ini akan lebih mengganggu apabila Anda sering berkendara di malam hari.

Banyak orang dengan kondisi ini memilih kacamata malam anti silau sebagai alat bantu berkendara yang aman. Didesain dengan lensa berwarna kuning dan teknologi canggih, kacamata ini diklaim mampu meningkatkan penglihatan dalam segala kondisi pencahayaan, terutama malam hari.

Cara kerja kacamata malam anti silau

Kacamata malam awalnya diproduksi untuk para pemburu sebagai kacamata tembak. Kacamata ini populer karena terbukti dapat mempertajam kontras burung terbang ketika langit dalam keadaan mendung atau berawan.

Seiring perkembangan waktu, kacamata ini mulai dipasarkan sebagai kacamata mengemudi. Masih dengan lensa berwarna kuning, beberapa diantaranya dilapisi dengan lapisan anti-reflektif (AR) atau dipolarisasi.

Kacamata malam anti silau mengurangi silau dengan cara menyebarkan dan menyaring cahaya biru. Cahaya biru memiliki panjang gelombang terpendek dengan energi terbesar, sehingga cenderung menyebabkan silau saat memasuki mata.

Kacamata mengendarai ini dijual bebas dan memiliki kualitas yang berbeda-beda. Dulu ukurannya bisa lebih besar dari kacamata pada umumnya, dan lebih mirip seperti kacamata pengaman. Namun sekarang banyak kacamata malam yang lebih trendi dengan desain yang menarik.

Anda bisa mendapatkan kacamata ini tanpa memerlukan resep dokter.

Bukannya aman, kacamata malam justru membahayakan

Sayangnya penggunaan kacamata malam anti silau justru membahayakan. Semakin gelap lensa kacamata malam, maka semakin banyak cahaya yang dicegah masuk ke mata. Hal ini dapat mengurangi visibilitas dalam kondisi minim cahaya.

Pada sebuah studi kecil tahun 2019 yang diterbitkan di jurnal JAMA Network membuktikan bahwa penggunaan kacamata malam tidak meningkatkan visibilitas terhadap pejalan kaki maupun mengurangi silau di malam hari.

Kacamata mengemudi malam justru memperlambat refleks visual sepersekian detik, membuat penglihatan di malam hari semakin memburuk, dan berpotensi membahayakan.

Menggunakan kacamata mengemudi di siang hari mungkin bisa membantu, tapi menggunakannya di malam hari bukan saran yang bagus.

Cara aman berkendara di malam hari

Dibandingkan membeli kacamata malam anti silau, ada beberapa cara yang bisa dicoba untuk membantu meningkatkan keamanan saat berkendara di malam hari:

  • Lakukan pemeriksaan mata secara rutin untuk mengetahui kondisi mata Anda

Pada beberapa kasus penurunan penglihatan di malam hari disebabkan oleh mata rabun dan astigmatisma sehingga penting untuk selalu memperbarui resep kacamata. Pilihlah lensa kacamata berwarna bening.

  • Minta tambahan lapisan anti-reflektif pada kacamata Anda

Umumnya lensa kacamata memantulkan cahaya yang diterima. Menggunakan lensa anti-reflektif atau anti-silau akan mencegah pantulan cahaya dan membuat cahaya yang diterima mata jadi lebih banyak. Hal ini akan meningkatkan kemampuan penglihatan Anda.

  • Selalu bersihkan lensa kacamata sebelum mengemudi

Noda dapat memperkuat silau sekaligus membuat penglihatan Anda tampak buram. Penting untuk membersihkan lensa kacamata dengan lap dan cairan pembersih khusus.

  • Pastikan kaca depan mobil bebas dari noda

Sama halnya dengan lensa kacamata, noda yang menempel pada kaca mobil dapat memperburuk penglihatan Anda. Bersihkan bagian luar dan dalam kaca mobil. Jangan lupa untuk membersihkan kaca spion.

  • Jaga lampu dasbor tetap redup

Untuk menghindari ketegangan mata di malam hari, atur lampu dasbor dalam pencahayaan yang sesuai.

Catatan

Penggunaan kacamata malam anti silau bukanlah alternatif yang tepat untuk memastikan Anda berkendara dengan aman. Namun, bila Anda tetap ingin mencobanya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mata untuk menentukan keputusan yang tepat.

Read More
Hidup Sehat

Sederet Manfaat Daun Jinten untuk Kesehatan

Memiliki nama lain Plectranthus Ambonicus, daun jinten sudah lama dimanfaatkan sebagai tanaman obat secara khusus dalam pengobatan tradisional. Manfaat daun jinten diklaim mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit, salah satu khasiat didapat dari kandungan senyawa penting dan metabolik sekunder yang ada di dalamnya.

Terdapat juga beragam senyawa penting yang terkandung di dalam daun, seperti flavonoid, glikosida, fenol, tanin dan steroid. Selain itu, daun jinten juga memiliki nama lain karena ketika dilumatkan akan mengeluarkan aroma mint dan disebut dengan mexican mint. Untuk mendapat beragam manfaat dari daun ini perlu diperhatikan beberapa hal yang cukup penting.

Manfaat Daun Jinten

Kandungan nutrisi daun ini terbilang lengkap, di antaranya air, protein, lemak dan karbohidrat hingga sejumlah mineral penting bagi tubuh. Mineral itu seperti kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium, zinc, mangan, tembaga dan selenium. Berikut beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari daun jinten.

  • Kontrol Diabetes

Manfaat pertama yang bisa didapatkan lewat ekstrak daun ini, salah satunya dipakai untuk mengatasi diabetes. Daun ini dianggap mampu menurunkan kadar gula darah, sehingga bisa dijadikan untuk antidiabetes, lebih tepatnya membantu mempercepat penyembuhan luka dan menurunkan risiko infeksi serta komplikasi.

Untuk mendapatkan manfaat ini bisa dengan memakai ekstrak daun jinten, yang menurut penelitian tak hanya mampu untuk menurunkan kadar gula darah tetapi juga meningkatkan kondisi pankreas.

Seain itu juga dapat untuk menurunkan kolesterol total dan trigliserida pada penderita diabetes, sebaliknya kadar kolesterol baik (HDL), total protein dan kalsium juga meningkat secara signifikan.

  • Atasi Gangguan Pernapasan

Daun jinten bisa dimanfaatkan untuk mengobati segala jenis batuk, bronkitis, sakit tenggorokan. Flu dan hidung tersumbat hingga asma kronis. Hanya dengan mengonsumsi rebusan teh daun jinten, maka beberapa penyakit gangguan pernapasan tersebut bisa diatasi. Selain dibuat teh, daun jinten yang dikunyah juga bisa melegakan pernapasan.

  • Mengobati Penyakit Kulit

Manfaat satu ini cukup populer dan bisa didapatkan dari daun jinten, yakni mengatasi berbagai penyakit kulit. Daun ini memiliki fungsi sebagai antibakteri dan antiradang, sehingga bisa digunakan untuk mengobati eksim, psoriasis, ketombe dan lain sebagainya. Selain itu, daun jinten juga bermanfaat untuk mengatasi gigitan serangga.

  • Atasi Gangguan Pencernaan

Ramuan daun jinten juga bisa mengobati beragam masalah pencernaan, mulai dari sariawan di mulut, luka di lambung, infeksi usus dan perut, perut kembung, cacingan, mual hingga muntah. Bisa dikonsumsi dengan membuatnya sebagai teh daun jinten, senyawa-senyawa di dalam daun ini dipercaya mampu melancarkan dan menenangkan pencernaan.

Masalah Kesehatan Lain

Di samping berbagai masalah kesehatan di atas yang bisa diatasi dengan daun jinten, banyak manfaat lain yang baik kesehatan untuk tubuh. Berikut beberapa masalah kesehatan lain yang bisa diatasi dengan memanfaatkan daun jinten.

  • Menurunkan demam, mengatasi sakit kepala, meredakan nyeri, meningkatkan penglihatan, meredaka stres hingga kecemasan.
  • Meningkatkan kesehatan ginjal, meringankan rematik, meningkatkan aktivitas antimikroba, antijamur dan antibakteri.
  • Mencegah penyakit kardiovaskuler, berpotensi menghambat perkembangan sel kanker hingga meringankan nyeri haid.

Manfaat daun jinten memang beragam dan termasuk banyak, tetapi masih diperlukan studi lebih lanjut terutama klaim potensi antikanker. Kebanyakan penelitian terhadap daun jinten juga masih tebatas pada hewan atau baru dilakukan dalam skala kecil. Selain itu, penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk membuktikan manfaat dauni ini untuk pengobaatan secara terapeutik.

Read More
Parenting

Pentingnya Membangun Ikatan Batin dengan Bayi Baru Lahir

Pernahkah Anda mendengar istilah bonding? Yaps, ini artinya ikatan batin antara orang tua dengan anaknya. Ikatan batin adalah tentang bagaimana Anda sebagai orang tua selalu bisa menanggapi kebutuhan bayi Anda dengan penuh cinta, kehangatan, dan perhatian. Saat Anda melakukan ini, Anda pun akan menjadi orang yang paling spesial dan dipercaya oleh bayi Anda.

Ikatan batin dengan bayi baru lahir, seberapa penting?

Ikatan batin antara orang tua dan bayinya saat baru lahir adalah bagian penting dari proses perkembangan. 

Ketika bayi baru lahir mendapatkan apa yang mereka butuhkan dari Anda, seperti senyuman, sentuhan, atau pelukan, akan ada rasa aman pada bayi ketika pertama kali keluar dari rahim Anda dan melihat dunia. Bayi akan merasa dunia barunya ini bisa dijadikan sebagai tempat bermain dan belajar. Ini adalah poin penting dari dasar perkembangan dan kesejahteraan anak Anda selama masa kanak-kanak.

Membangun ikatan batin juga dapat membantu bayi Anda tumbuh secara mental dan fisik. Misalnya, kontak yang berulang-ulang seperti menyentuh, berpelukan, berbicara, bernyanyi, dan saling menatap mata, akan melepaskan hormon di otak bayi Anda yang baru lahir. Hormon-hormon tersebut akan membantu otak bayi Anda tumbuh. Akhirnya, bayi Anda pun bisa mengembangkan ingatan, pikiran, dan bahasanya.

Ragam perilaku bonding bayi baru lahir 

Saat bayi pertama kali lahir ke dunia, ia akan menggunakan bahasa tubuhnya. Ini untuk menunjukkan kepada Anda kapan bayi ingin terhubung dan memperkuat ikatan batin di antara Anda. Macam-macam perilaku bonding yang mungkin ditunjukkan oleh bayi Anda, misalnya:

  • Tersenyum atau melakukan kontak mata dengan Anda.
  • Membuat suara-suara kecil, seperti bersuara atau tertawa.
  • Terlihat santai dan tertarik.

Ketika Anda menanggapi isyarat dan bahasa tubuh bayi ini, Anda akan membangun bonding dengan bayi Anda dengan cara yang hangat dan penuh kasih sayang. Bayi Anda akan merasa aman, nyaman, dan mendapatkan ‘respons’ atas isyarat yang dia berikan. Hal ini juga membantu mendorong bayi Anda untuk terus berkomunikasi, sekaligus mengembangkan perilaku sosial dan emosinya. Inilah yang pada akhirnya membentuk bonding atau ikatan batin Anda dengan bayi Anda.

Cara membangun ikatan batin dengan bayi baru lahir

Beberapa ide yang bisa Anda lakukan untuk menciptakan bonding dengan bayi Anda adalah: 

  1. Sentuh dan peluk bayi Anda secara teratur, misalnya belai bayi Anda dengan lembut saat mengganti popok atau mandi.
  2. Selalu menanggapi tangisannya walau terkadang Anda mungkin tidak selalu tahu alasan bayi Anda menangis. 
  3. Menggendong bayi dekat dengan Anda, kulit ke kulit, atau menggunakan kain gendongan.
  4. Buatlah bayi Anda merasa aman secara fisik, misalnya memberikan penyangga kepala dan leher yang baik saat Anda menggendongnya. Atau, bisa juga dengan membedongnya untuk menciptakan kembali perasaan aman seperti di dalam rahim.
  5. Ajak bayi Anda bicara sesering mungkin dengan nada yang menenangkan dan menenteramkan. Hal ini juga membantu bayi belajar mengenali suara Anda dan melatih kemampuan bahasanya nanti.
  6. Menyanyikan lagu yang lembut, karena bayi baru lahir mungkin akan menyukai suara lagu dan musik yang naik turun. 
  7. Menatap mata bayi saat Anda berbicara, bernyanyi, dan menunjukkan ekspresi wajah kepadanya. Hal ini akan membantu bayi mempelajari hubungan antara kata-kata yang didengar dan perasaan.

Nah, penting sekali bukan membangun ikatan batin dengan bayi baru lahir? Hal ini akan semakin memperkuat ikatan antara orang tua dengan anaknya. Tidak heran, jika Anda mungkin pernah melihat ada anak yang tidak ‘dekat’ dengan orang tuanya, padahal sudah bersama-sama sejak lahir. Oleh sebab itu, selalu bangun ikatan batin Anda dengan sang buah hati, agar si Kecil bisa tumbuh dan berkembang dengan baik di kemudian hari.

Read More

3 Cara Membuat Masker Kunyit untuk Hilangkan Flek dan Jerawat

Siapapun orangnya tentu akan mendambakan kulit wajah yang bersih, segar, serta sehat. Untuk mendapatkan hal tersebut tentu Anda akan melakukan apapun, baik perawatan dengan dokter ataupun secara alami, dengan menggunakan masker misalnya. 

Masker wajah tentu memiliki manfaat yang sangat baik bagi kesehatan kulit wajah, seperti masker kunyit yang berfungsi untuk menghilangkan flek hitam dan jerawat. Nah, berikut ada tiga cara membuat masker kunyit yang bermanfaat untuk emnghilangkan flek hitam serta jerawat. 

  1. Masker kunyit untuk jerawat

Bahan:

  • 2 sendok makan bubuk kunyit
  • 1 sendok makan tepung beras 
  • 2 sendok makan yogurt atau susu (untuk kulit berminyak) atau minyak zaitun, minyak kelapa, atau almond (untuk kulit kering)
  • 1 sendok makan madu

Madu memiliki sifat anti-inflamasi anti mikroba alami, tetapi juga mampu membuat kelembapan pada  kulit Anda. Sehingga tidak membuat kering kulit saat sedang melawan dan menenangkan jerawat Anda. 

Meskipun resep ini menggunakan minyak atau yogurt, namun Anda hanya perlu menggunakan produk susu jika berurusan dengan jerawat. Setelah diaduk semua bahan hingga rata, maka gunakan masker langsung pada wajah. Setelah itu, diamkan selama 15-20 menit. Setelah kering, lalu bilas dengan pembersih wajah Anda. Lalu keringkan dengan handuk lembut dan gunakan pelembap setelahnya.

  1. Masker wajah kunyit unyuk melawan jerawat dan memudarkan flek hitam

Bahan:

  • 2 sendok makan tepung terigu
  • 1 sendok teh bubuk kunyit
  • 1 sendok makan minyak almond
  • 3 sendok makan susu

Perlu Anda ketahui, kunyit kemungkinan besar bisa menodai wajah Anda, jadi gunakan hanya pada bagian yang akan dirawat saja. nah, pada masker kali ini satu sendok minyak almon adalah yang akan membuat Anda bebas dari noda hitam bekas jerawat, dan bonusnya akan membantu melembutkan serta menenangkan kulit yang iritasi (karena kandungan vitamin E). Campur semua bahan sampai halus dan lembut, namun tidak terlalu encer. Lalu oleskan pada wajah Anda, dan biarkan selama 15 menit. Setelah itu, cilas hingga bersih. 

  1. Masker kunyit untuk menennagkan kulit sensitif

Bahan:

  • 1 sendok teh kunyit bubuk
  • ½ sendok teh gel lidah buaya
  • 1 sendok teh air mawar

Cara membuat masker kunyit kali ini adalah dengan mencampur menggunakan lidah buaya. Masker wajah kunyit ini sangat ampuh bagi kulit sensitif, terlebih lagi campuran gel lidah buaya yang dapat menenangkan kulit kemerahan dan iritasi. Sedangkan air mawar merupakan anti inflamasi alami yang baik bagi kulit wajah. 

Campurkan semua bahan pada satu wadah, setelah itu Anda bisa langsung mengoleskan masker pada wajah. Lalu diamkan selama 10 menit, lalu bilas. Jika Anda khawatir akan meninggalkan bekas, oleskan pelembab setelah Anda bilas, atau tambahkan beberapa tetes minyak ke dalam masker sebelum mengoleskannya. 

Kunyit sudah lama dianggap menjadi makanan super yang bermanfaat bagi kesehatan, karena kunyit mengandung antioksidan yang baik bagi kulit. Pun kunyit memiliki sifat anti peradangan yang dapat membantu meredakan kemerahan, mengurangi munculnya bekas luka, mencerahkan kulit, dan bahkan memabntu melawan jerawat. 

Oleh karena itu, beberapa cara membuat masker kunyit di atas diharapkan dapat membantu Anda mengatasi beberapa masalah pada kulit wajah secara alami. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan kulit wajah yang sehat, lebih cerah dan bebas flek bekas jerawat. 

Read More
Tindakan Medis

5 Jenis Imunisasi Calon Pengantin, Penting untuk Cegah Penularan Penyakit

Sebelum menikah, ada beberapa prosedur persiapan pernikahan yang perlu dilakukan, salah satunya vaksinasi. Imunisasi calon pengantin ini penting sebagai persiapan pernikahan untuk mencegah adanya penyakit serius setelah menikah.

Imunisasi ini sebagai bentuk tindakan medis yang tujuannya untuk mencegah penyakit akibat virus atau bakteri. Vaksin nantinya akan membentuk antibodi dan membunuh bakteri atau virus tersebut. 

Terlebih lagi, sebelum merencanakan kehamilan, penting sekali untuk melengkapi vaksinasi, khususnya bagi wanita. Ini juga menjadi salah satu alasan pentingnya bagi wanita di usia reproduktif untuk melakukan imunisasi pranikah.

Imunisasi calon pengantin ini adalah cara yang efektif mencegah adanya penularan penyakit pada pasangan maupun pada anak nantinya. 

Nah, ada beberapa jenis imunisasi calon pengantin yang dianjurkan. Apa saja?

Jenis Imunisasi Calon Pengantin yang Dianjurkan

Berikut ini adalah 5 jenis vaksin yang dianjurkan bagi pasangan yang akan menikah.

  1. Vaksin Human Papilloma Virus (HPV)

Vaksin HPV ini bertujuan mencegah penyakit kanker akibat virus HPV, seperti kanker serviks hingga penyakit menular seksual. Virus ini bisa menular melalui kontak langsung saat berhubungan intim maupun ketika bersentuhan kulit.

Vaksin ini seharusnya diberikan pada wanita dan pria bahkan saat mereka masih remaja ketika belum aktif secara seksual. Meskipun laki-laki jelas tidak bisa terkena kanker serviks, namun vaksin ini akan mencegah penyebaran virus dari pasangannya.

Vaksin HPV ini diberikan dengan dosis tergantung pada umur pasien ketika mendapatkan vaksin. Orang yang berusia 9-14 tahun, memerlukan dosis 2 kali. Dosis kedua diberikan setelah 6-12 bulan pasca pemberian dosis pertama.

Sedangkan jika pasien pertama kali diberikan vaksin di atas usia 15 tahun, maka dosisnya 3 kali. Satu bulan setelah dosis pertama, bisa diberikan dosis kedua. Dan dosis ketiga diberikan setelah 6 bulan diberikannya dosis kedua. 

JIka dosis kedua dan atau ketiga diberikan terlalu cepat, maka dosis harus diulang lagi.

  1. Vaksin DPT dan TT

Vaksin DPT atau difteri, pertusis, dan tetanus, ini disarankan juga sebagai imunisasi calon pengantin. Sesuai namanya, vaksin DPT dapat mencegah penyakit difteri, pertusis, dan tetanus. Sedangkan vaksin TT berguna untuk mencegah seseorang dari penyakit tetanus toksoid. 

Vaksin TT ini dianjurkan bagi wanita yang ingin menikah karena bisa mencegah penyakit tetanus pada ibu dan bayinya nanti. Terlebih wanita yang waktu kecil tidak mendapat imunisasi TT ini. 

Menurut Kementerian Kesehatan, vaksin TT ini diberikan dalam 5 kali. Vaksin TT pertama hendaklah diberikan setidaknya 2 minggu sebelum seseorang menikah. Lalu, satu bulan setelah pemberian vaksin TT pertama, maka bisa dilanjutkan dengan TT kedua. Pemberian vaksin TT ketiga dilakukan enam bulan setelah TT kedua. Vaksin TT keempat diberikan 12 bulan setelah TT ketiga. Begitu juga dengan TT kelima, diberikan 12 bulan setelah TT keempat.

  1. Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella)

Imunisasi calon pengantin yang juga disarankan sebelum menikah adalah vaksin MMR. Fungsinya, vaksin MMR ini bisa melindungi Anda dari penyakit campak, gondong, dan rubella. 

Ibu yang sedang hamil akan sangat berbahaya bila terserang penyakit campak, gondongan, atau pun rubella. Sehingga sangat disarankan untuk melakukan vaksin MMR ini sebelum merencanakan kehamilan. Nantinya, setelah mendapatkan vaksin MMR ini, Anda dan pasangan harus menunda kehamilan selama satu bulan pasca pemberian vaksin.

Jika Anda ragu sudah mendapatkan vaksin MMR ini sebelumnya, tidak masalah jika kembali melakukannya vaksinasi. Sebab, vaksin yang satu ini juga tergolong aman.

  1. Vaksin Cacar Air

Siapapun sebenarnya harus mendapatkan vaksin cacar air, termasuk bagi calon pengantin. Sama seperti campak, ibu hamil yang terkena cacar air akan membahayakan keselamatan ibu dan juga janinnya. Namun, vaksin cacar air tidak boleh diberikan pada ibu hamil. Jika Anda ragu sudah mendapatkan vaksin cacar air apa belum, bisa dilakukan tes darah untuk melihat apakah antibodi terhadap virus cacar air sudah ada atau belum dalam tubuh Anda.

Setidaknya, Anda harus menunggu minimal satu bulan setelah melakukan vaksin cacar air sebelum memutuskan untuk hamil.

  1. Vaksin Hepatitis B

Imunisasi calon pengantin selanjutnya adalah vaksin hepatitis B untuk mencegah penyebaran virus hepatitis B melalui darah, air liur, maupun air mani orang yang telah terinfeksi. 

Bahayanya, jika seseorang sudah terinfeksi penyakit hepatitis B dan tidak terdeteksi, bisa menular pada pasangan melalui hubungan seksual. Selain itu bisa juga menular melalui proses persalinan pada bayi Anda nantinya.

Imunisasi calon pengantin ini tidak hanya menjaga kesehatan Anda dan pasangan, tetapi juga risiko penularan pada bayi Anda kelak. Jadi, lebih baik melengkapi jenis vaksin sebelum menikah agar Anda dan pasangan tidak tertular penyakit tertentu di masa mendatang.

Read More