Hidup Sehat

Daftar Tes Kesehatan yang Harus Anda Jalani Berdasarkan Usia

Pernahkah Anda melakukan tes kesehatan? Sebenarnya kapan seseorang perlu melakukan pengecekan kolesterol, kadar gula darah, kesehatan tulang, dan sebagainya? Berikut panduan pemeriksaan kesehatan yang sebaiknya rutin dilakukan.

Menurut para ahli, deteksi dini dan tes kesehatan secara reguler berguna untuk penanganan kanker, mengontrol penyakit kronis seperti diabetes, serta menghindari serangan jantung dan stroke.

Ada beberapa jenis tes kesehatan yang memang ditujukan khusus untuk usia tertentu dan tidak harus dilakukan setiap tahun. Ada pula tes kesehatan yang direkomendasikan untuk diambil setiap tahunnya.

Tes Kesehatan untuk Usia 18 – 39 Tahun

  • Cek kolesterol. Ketika Anda berusia 20-an, setidaknya Anda harus sudah melakukan pemeriksaan kolesterol. Lakukan setiap tahun hingga Anda mencapai usia 35 tahun. Bila Anda tidak memiliki risiko kolesterol tinggi, pemeriksaan bisa dilakukan setiap lima tahun sekali. Namun jika ada perubahan gaya hidup yang  mengakibatkan penurunan atau kenaikan berat badan, atau jika Anda memiliki riwayat diabetes, masalah ginjal, atau faktor risiko lainnya, pemeriksaan kolesterol harus dilakukan rutin setiap tahunnya.
  • Pemeriksaan kulit. Tes kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi jika ada tahi lalat atau tanda lahir yang mencurigakan pada tubuh. Dengan mengecek kulit di seluruh tubuh, Anda juga bisa mengetahui bila ada luka yang tak kunjung sembuh.
  • Pap smear  dan pemeriksaan pelvis. Pemeriksaan kesehatan ini sebaiknya dilakukan wanita setiap tiga tahun sekali ketika menginjak usia 21 tahun. Tujuannya untuk mengetahui kemungkinan kanker serviks. Jika Anda berusia lebih dari 30 tahun dan hasil pap smear dan HPV normal, Anda hanya perlu melakukan pap smear setiap lima tahun.
  • Pemeriksaan payudara. Lakukan pemeriksaan payudara sendiri di rumah untuk mengecek apakah ada benjolan pada payudara Anda. Jika Anda memiliki ibu atau saudara perempuan yang mengalami kanker payudara, Anda sebaiknya melakukan pemeriksaan payudara di rumah sakit.
  • Pemeriksaan testis. Pria disarankan melakukan pemeriksaan testis di rumah sakit.

Pemeriksaan Kesehatan untuk Usia 40 – 64 Tahun

Beberapa tes yang direkomendasikan untuk diambil pada usia 18-39 tahun semestinya dilakukan secara berkala sesuai dengan rekomendasi dokter Anda.

  • Wanita: mammogram. Tes ini sebaiknya dilakukan ketika Anda berusia 40 tahun dan berkala setiap tahunnya. Jika keluarga Anda memiliki riwayat kanker payudara atau Anda memiliki faktor risiko, lebih baik mulai lakukan mammogram secara rutin dari usia dini.
  • Pria: tes prostat. Pemeriksaan ini dimulai dari usia 50 tahun, kecuali Anda memiliki risiko tinggi, maka tes prostat bisa dilakukan pada usia 40 tahun.
  • Mengecek tahi lalat yang mencurigakan atau luka-luka pada kulit. Periksa seluruh kulit tubuh Anda setiap tahunnya.
  • Kadar gula darah. Lakukan pemeriksaan level gula darah Anda. Kadar gula darah yang naik dengan cepat bisa jadi merupakan tanda-tanda diabetes.
  • Kolonoskopi.Tes kesehatan ini semestinya dilakukan pada usia 50 tahun. Lakukan 10 tahun lebih awal jika keluarga Anda memiliki riwayat kanker usus besar. Bagi mereka yang tidak memilki faktor risiko, tes ini dapat dilakukan setiap 10 tahun sekali.  

Tes Kesehatan untuk Usia 65 Tahun ke Atas

Berikut beberapa tes yang harus dilakukan ketika Anda berusia 65 tahun ke atas:

  • Kepadatan tulang. Dimulai dari usia 65, laki-laki dan wanita sudah harus mulai mengecek kepadatan tulang mereka setiap 2 – 5 tahun sekali. Lakukan pemeriksaan kesehatan tulang sejak usia 60 tahun jika Anda memiliki risiko osteoporosis yang tinggi.
  • Tekanan darah. Sekitar 64% laki-laki dan 69% perempuan antara usia 65 – 74 mengalami tekanan darah tinggi. Jika Anda atau orang tua Anda sudah berusia lebih dari 65 tahun, lakukan pengecekan tekanan darah setidaknya setahun sekali. Hipertensi seringkali luput dideteksi karena gejalanya tidak muncul sebelum parah. Orang dengan darah tinggi berisiko mengalami stroke maupun serangan jantung.
  • Pemeriksaan mata. Jika Anda memakai kacamata atau lensa kontak, sebaiknya lakukan pemeriksaan secara berkala. Pada usia lanjut, kadang ditemukan penyakit mata seperti glaukoma dan katarak.
  • Pengecekan kemampuan mendengar. Berkurangnya kemampuan mendengar adalah hal yang wajar ketika seseorang menua. Kadang-kadang hal tersebut disebabkan infeksi atau kondisi medis lainnya. Lakukan pemeriksaan setiap dua atau tiga tahun sekali.

Ada beberapa tes yang mungkin direkomendasikan dokter berdasarkan riwayat kesehatan Anda. Selain itu, penting sekali untuk menceritakan kekhawatiran, pertanyaan, atau perubahan yang terjadi pada kesehatan Anda. Riwayat kesehatan tersebut dapat dijadikan sebagai referensi untuk memastikan langkah apa selanjutnya yang bisa dilakukan untuk memaksimalkan kondisi kesehatan Anda.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*