Kenali Penyebab Otot Terasa Nyeri pada Masa Kehamilan

Pada masa kehamilan, tubuh mengalami beberapa perubahan fisik sebagai bentuk penyesuaian terhadap janin yang mulai tumbuh di dalam rahim. Pegal-pegal dan otot terasa nyeri saat masa kehamilan dapat menandakan beberapa hal. Namun, Anda dapat menghilangkannya dengan beberapa cara setelah Anda memahami penyebab nyeri otot yang sering menyerang pada masa kehamilan tersebut.

  • Mencari Tahu Penyebab Nyeri Otot

Seiring dengan membesarnya rahim, pegal-pegal dan nyeri dapat menyerang karena otot-otot punggung, perut, dan paha terlalu banyak bekerja. Alasan mengapa otot terasa nyeri pada saat Anda hamil adalah karena beban ditanggung lebih berat dari saat belum mengandung. Akibatnya, otot-otot yang biasanya jarang digunakan jadi harus bekerja ekstra.

Asam laktat yang dihasilkan oleh proses metabolisme pada otot juga akan terakumulasi di dalam otot jika otot bekerja lebih keras dari biasanya. Asam laktat dapat membuat otot iritasi dan mengakibatkan rasa yang tidak nyaman serta nyeri

  • Penyebab Otot Perut Terasa Nyeri

Kram pada perut bagian bawah biasanya wajar, karena janin sedang terbentuk di dalam perut. Janin sekaligus ukuran rahim akan menjadi lebih besar dari hari ke hari, sehingga ligamen serta otot-otot yang menyokongnya menjadi renggang sebagai bentuk penyesuaian terhadap perubahan yang terjadi. Proses peregangan ini menjadikan otot nyeri, khususnya ketika ibu hamil berganti posisi, melakukan kegiatan yang aktif, atau ketika ia batuk.

  • Penyebab Otot Paha Terasa Nyeri 

Otot-otot pada paha digunakan untuk berjalan dan menyokong postur tubuh. Semakin banyak berat badan bertambah, semakin berat tarikan dari gravitasi pada tubuh. Kaki Anda akan bekerja lebih keras ketika Anda berjalan atau berdiri, dan hal ini menyebabkan banyaknya asam laktat yang terakumulasi pada otot kaki, sehingga menyebabkan otot terasa sakit.

  • Mengatasi Otot Terasa Nyeri saat Hamil

Penting bagi Anda untuk mengetahui tip atau cara-cara mengatasi nyeri otot selama masa kehamilan. Informasi yang Anda miliki akan membantu Anda melewati masa-masa sulit pada kehamilan Anda.

  • Penuhi Kebutuhan Nutrisi

Penting bagi ibu hamil untuk mengonsumsi makanan yang seimbang selama masa kehamilan. Selain untuk membantu perkembangan janin sebaik mungkin, mengonsumsi nutrisi yang cukup dapat menghindarkan Anda dari nyeri otot.

Makanan yang kaya akan magnesium bisa membantu meredakan nyeri otot. Makanan yang kaya akan magnesium misalnya biji labu, bayam rebus, salmon, biji wijen, atau brokoli. 

Makanan yang kaya akan kalsium juga dapat membantu meringankan otot terasa nyeri, karena kalsium bekerja sama dengan magnesium untuk meningkatkan fungsi otot. Kalsium dapat ditemukan di makanan yang berbahan dasar susu. 

Anda juga dapat membeli suplemen kalsium di apotek, utamanya vitamin B6 dan B12.

  • Jaga Asupan Protein

Protein merupakan zat yang diperlukan untuk memperbaiki serta membangun otot-otot tubuh. Konsumsi protein yang ideal per hari untuk ibu hamil sedikitnya adalah 70g. Cobalah makan setidaknya satu jenis makanan yang kaya akan protein di setiap makan berat Anda.

Makanan sumber protein yang bagus adalah daging tanpa lemak, kacang-kacangan, hasil laut yang memiliki cangkang (seperti udang atau kerang), susu, telur, keju, tahu, dan yogurt.

  • Jaga Asupan Cairan

Mengonsumsi air putih yang banyak berguna untuk menjaga kebutuhan cairan dalam tubuh. Salah satu alasan lain mengapa otot terasa nyeri selama masa kehamilan adalah karena Anda dehidrasi. 

Mungkin Anda tidak merasa haus, tetapi otot-otot tubuh membutuhkan lebih banyak air agar dapat berfungsi dengan baik. Maka dari itu, minumlah air yang banyak selama masa kehamilan dan jadikan hal tersebut sebagai kebiasaan.

Selain itu, cobalah untuk mulai melakukan olahraga ringan untuk merenggangkan otot-otot Anda. Semakin Anda malas bergerak maka akan memperparah kondisi otot yang terasa nyeri. Cobalah melakukan beberapa peregangan untuk sedikit mengendurkan otot-otot Anda. 

Namun, jangan pernah melakukan olahraga berat. Pasalnya, hal itu justru malah memicu otot terasa nyeri lantaran olahraga atau olahraga fisik berat akan membuat penumpukan asam laktat.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*