Olahraga

Jangan Sepelekan, Ini Dia 7 Manfaat dari Latihan Kekuatan Pengondisian untuk Seni Bela Diri

Alain Moggi, seorang pelatih pribadi yang memiliki 10 tahun pengalaman dalam melatih karate, Muay Thai, dan Brazilian jiu-jitsu (BJJ) memberi menjelaskan banyak hal tentang beberapa latihan fisik seputar kekuatan dan pengondisian bagi para atlet bela diri.

Beberapa hal yang perlu dipahami, latihan yang efektif dan efisien harus disesuaikan pada tujuan Anda dalam berlatih, apakah untuk kekuatan atau sebagai bagian dari pengondisian dan daya tahan. Secara umum, jika Anda ingin menjadi lebih kuat, lakukan latihan dengan bobot yang lebih berat dan repetisi yang lebih sedikit. Sedangkan untuk pengondisian dan daya tahan, lakukan lebih banyak repetisi dengan beban bobot yang lebih rendah.

Pilihan Latihan dengan Peralatan Minimal
1. Pull-up
Pull-up merupakan latihan yang membantu membangun kekuatan tubuh bagian atas dengan mengembangkan otot-otot punggung atas Anda. Latihan ini sangat penting bagi para atlet jiu-jitsu agar dapat melakukan gerakan menarik dengan baik ketika akan mengendalikan lawan. Tidak hanya itu, pull-up juga penting sebagai latihan dalam memperkuat gerakan meraih di Muay Thai dan MMA.

Jika Anda tidak dapat melakukan pull-up yang tepat, mulailah dengan latihan yang lebih mudah seperti jump pulls atau negative pull-ups (di mana Anda berdiri di atas platform). Caranya cukup dengan melompat atau melangkah ke platform hingga dagu Anda sejajar atau lebih tinggi dari bar, lalu turunkan tubuh perlahan.

Kedua latihan ini berfokus pada gerakan ke bawah yang terkendali dari latihan pull-up. Dengan rutin melakukannya, latihan ini akan membantu Anda membangun kekuatan yang Anda butuhkan agar mampu melakukan pull-up yang tepat. Yang terpenting, Anda harus fokus pada menggerakkan otot bahu secara bersama-sama untuk mengaktifkan otot punggung, bukan dengan otot bisep Anda.

2. Push-up
Anda tentu tidak boleh melewatkan push-up dalam deretan latihan kekuatan dan pengondisian untuk seni bela diri. Latihan fisik dasar ini sangat bermanfaat untuk menambah kekuatan pada gerakan mendorong sehingga Anda dapat memberikan lebih banyak kekuatan dan energi dalam setiap pukulan.

Untuk melakukan push-up yang tepat, letakkan telapak tangan pada alas atau lantai dengan posisi terbuka selebar bahu Anda. Biarkan kaki bertumpu pada ujung-ujung jari kaki, hingga tubuh berada dalam posisi lurus sempurna. Pastikan agar pundak atau bokong Anda tidak menonjol ke atas. Kemudian, turunkan bahu Anda hingga siku membentuk sudut 90 derajat. Lalu dorong bahu dan lengan kembali hingga lurus seperti posisi awal sambil mengambil napas.

3. Burpees
Burpees merupakan latihan fisik berat yang membuatnya sulit untuk dinikmati oleh orang-orang yang melakukannya. Meskipun begitu, ini menjadi salah satu latihan beban berat terbaik yang dapat Anda lakukan untuk mengoptimalkan bela diri yang Anda tekuni. Intensitas tinggi dan cepat yang dimulai dari gerakan jongkok (squat), menendang kedua kaki ke belakang (kick feet back), push-up, kembali pada posisi squat (ke posisi jongkok), dan terakhir berdiri sambil melompat akan melatih tubuh menjadi lebih kuat, cepat, dan lincah. Tidak heran jika latihan ini dapat meningkatkan detak jantung serta membangun ketahanan dan kebugaran kardiovaskular.

Dengan Peralatan Gym Dasar
4. Overhead Presses
Overhead presses merupakan latihan dengan gerakan mengangkat kettlebell atau dumbbell ke atas kepala dari bahu. Latihan ini dapat membantu memperkuat dan membesarkan deltoids. Sebagai seorang atlet bela diri, pundak yang kuat akan sangat berguna untuk pertahanan diri, terutama ketika Anda lelah.

Optimalkan latihan ini dengan melakukannya sekitar 8 hingga 12 repetisi. Pastikan untuk menjaga bobotnya agar cukup berat sehingga tiga gerakan terakhir terasa sulit untuk diselesaikan. Dengan begitu, tubuh Anda akan semakin lebih kuat. Selain itu, pastikan untuk menjaga lengan bawah agar tetap sejajar satu sama lain. Perhatikan pula posisi bisep harus berada di samping telinga saat melakukan gerakan ke posisi atas.

5. Deadlifts
Deadlifts merupakan latihan yang mengaktifkan glutes, paha belakang, otot punggung bawah, dan otot inti. Latihan ini sangat bagus untuk para atlet BJJ karena mampu membantu memperkuat genggaman Anda pada saat yang bersamaan. Untuk deadlifts, fokus dititikberatkan pada postur dan bentuk tubuh yang baik. Jadi, hindari menggunakan beban yang terlalu berat saat Anda pertama kali memulai.

Saat melakukan deadlifts, pastikan jari-jari kaki harus mengarah ke depan sejajar dengan arah tubuh Anda dengan posisi badan yang tegak lurus. Ketika mengangkat beban, jaga punggung pada posisi alami (jangan membungkuk atau meratakan punggung). Pastikan pula bar tetap dekat dengan tubuh dan angkat hingga ke atas paha. Selanjutnya, tahapan menurunkan bar juga perlu diperhatikan, yaitu dorong pinggul ke belakang kemudian tekuk lutut Anda ketika palang berada pada ketinggian lutut. Tetap jaga bar agar dekat dengan tubuh lalu kembali ke posisi semula.

Jika postur dan gerakan Anda bagus serta tepat, Anda akan segera merasakan peregangan di paha belakang, bukan paha depan.


6. Squats with A Barbell
Latihan penting lainnya memperkuat kaki adalah dengan melakukan squat dengan barbel. Gerakan ini mampu mengaktifkan otot inti, paha depan, glutes, dan paha belakang Anda. Agar hasilnya dapat optimal, Anda harus fokus pada gerakan dan postur yang tepat. Baik itu front squats (di mana barbel diletakkan pada pundak di bawah dagu) dan back squats (di mana Anda meletakkan barbel pada bahu di belakang leher dan otot trapezius), keduanya sama-sama menguntungkan. Yang terpenting, fokus pada menjaga postur dan tantang tubuh Anda dengan beban yang lebih berat.

7. Thrusters
Thrusters merupakan latihan yang membantu melatih daya pacu dan kebugaran kardiovaskular Anda. Untuk melakukannya, mulailah dari berdiri dengan kaki selebar bahu, dan pegang barbel di depan bahu Anda. Pergelangan tangan Anda harus diposisikan di bawah barbel. Lakukan jongkok penuh, dan saat Anda meregangkan pinggul dan kaki dengan cepat. Kemudian, gunakan momentum gerakan ke atas untuk mendorong bar ke kepala Anda.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*