Parenting

Pentingnya Membangun Ikatan Batin dengan Bayi Baru Lahir

Pernahkah Anda mendengar istilah bonding? Yaps, ini artinya ikatan batin antara orang tua dengan anaknya. Ikatan batin adalah tentang bagaimana Anda sebagai orang tua selalu bisa menanggapi kebutuhan bayi Anda dengan penuh cinta, kehangatan, dan perhatian. Saat Anda melakukan ini, Anda pun akan menjadi orang yang paling spesial dan dipercaya oleh bayi Anda.

Ikatan batin dengan bayi baru lahir, seberapa penting?

Ikatan batin antara orang tua dan bayinya saat baru lahir adalah bagian penting dari proses perkembangan. 

Ketika bayi baru lahir mendapatkan apa yang mereka butuhkan dari Anda, seperti senyuman, sentuhan, atau pelukan, akan ada rasa aman pada bayi ketika pertama kali keluar dari rahim Anda dan melihat dunia. Bayi akan merasa dunia barunya ini bisa dijadikan sebagai tempat bermain dan belajar. Ini adalah poin penting dari dasar perkembangan dan kesejahteraan anak Anda selama masa kanak-kanak.

Membangun ikatan batin juga dapat membantu bayi Anda tumbuh secara mental dan fisik. Misalnya, kontak yang berulang-ulang seperti menyentuh, berpelukan, berbicara, bernyanyi, dan saling menatap mata, akan melepaskan hormon di otak bayi Anda yang baru lahir. Hormon-hormon tersebut akan membantu otak bayi Anda tumbuh. Akhirnya, bayi Anda pun bisa mengembangkan ingatan, pikiran, dan bahasanya.

Ragam perilaku bonding bayi baru lahir 

Saat bayi pertama kali lahir ke dunia, ia akan menggunakan bahasa tubuhnya. Ini untuk menunjukkan kepada Anda kapan bayi ingin terhubung dan memperkuat ikatan batin di antara Anda. Macam-macam perilaku bonding yang mungkin ditunjukkan oleh bayi Anda, misalnya:

  • Tersenyum atau melakukan kontak mata dengan Anda.
  • Membuat suara-suara kecil, seperti bersuara atau tertawa.
  • Terlihat santai dan tertarik.

Ketika Anda menanggapi isyarat dan bahasa tubuh bayi ini, Anda akan membangun bonding dengan bayi Anda dengan cara yang hangat dan penuh kasih sayang. Bayi Anda akan merasa aman, nyaman, dan mendapatkan ‘respons’ atas isyarat yang dia berikan. Hal ini juga membantu mendorong bayi Anda untuk terus berkomunikasi, sekaligus mengembangkan perilaku sosial dan emosinya. Inilah yang pada akhirnya membentuk bonding atau ikatan batin Anda dengan bayi Anda.

Cara membangun ikatan batin dengan bayi baru lahir

Beberapa ide yang bisa Anda lakukan untuk menciptakan bonding dengan bayi Anda adalah: 

  1. Sentuh dan peluk bayi Anda secara teratur, misalnya belai bayi Anda dengan lembut saat mengganti popok atau mandi.
  2. Selalu menanggapi tangisannya walau terkadang Anda mungkin tidak selalu tahu alasan bayi Anda menangis. 
  3. Menggendong bayi dekat dengan Anda, kulit ke kulit, atau menggunakan kain gendongan.
  4. Buatlah bayi Anda merasa aman secara fisik, misalnya memberikan penyangga kepala dan leher yang baik saat Anda menggendongnya. Atau, bisa juga dengan membedongnya untuk menciptakan kembali perasaan aman seperti di dalam rahim.
  5. Ajak bayi Anda bicara sesering mungkin dengan nada yang menenangkan dan menenteramkan. Hal ini juga membantu bayi belajar mengenali suara Anda dan melatih kemampuan bahasanya nanti.
  6. Menyanyikan lagu yang lembut, karena bayi baru lahir mungkin akan menyukai suara lagu dan musik yang naik turun. 
  7. Menatap mata bayi saat Anda berbicara, bernyanyi, dan menunjukkan ekspresi wajah kepadanya. Hal ini akan membantu bayi mempelajari hubungan antara kata-kata yang didengar dan perasaan.

Nah, penting sekali bukan membangun ikatan batin dengan bayi baru lahir? Hal ini akan semakin memperkuat ikatan antara orang tua dengan anaknya. Tidak heran, jika Anda mungkin pernah melihat ada anak yang tidak ‘dekat’ dengan orang tuanya, padahal sudah bersama-sama sejak lahir. Oleh sebab itu, selalu bangun ikatan batin Anda dengan sang buah hati, agar si Kecil bisa tumbuh dan berkembang dengan baik di kemudian hari.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*