Seperti Apakah Perkembangan Bahasa Anak?

Kemampuan berbicara anak serta pertambahan kosakata anak akan meningkat sesuai dengan usianya

Pada awalnya manusia belum bisa bicara. Namun, waktu terus berjalan dan setiap manusia mengalami pertumbuhan, termasuk berbicara. Perkembangan bahasa anak dimulai dari satu kata seperti ‘mama’ dan ‘papa,’ kemudian mereka dapat menyebutkan kata lain hingga dapat menyelesaikan sebuah kalimat.

Tahap Perkembangan Bahasa Anak

Proses tersebut memang membutuhkan waktu. Jika anak sudah mengerti apa yang dibicarakan orang lain dan dapat menyebutkan kata-kata, mereka dapat diajak untuk berbicara. Sebenarnya orang tua dapat melihat peningkatan dari kemampuan berbahasa anak. Perkembangan bahasa anak dapat dilakukan berdasarkan tahap sebagai berikut:

  • Saat baru lahir

Saat anak baru lahir, mereka tentunya belum bisa mengeluarkan satu katapun, namun perkembangan bahasa anak pada tahap ini menandakan dengan kemampuan untuk mengenali ritme, nada, dan kecepatan suara orang-orang di sekitar bayi tersebut.

  • Usia antara 3 hingga 12 bulan

Ketika anak memasuki tahap ini, orang tua dapat mendengarkan suara ocehan dan tawa bayi yang dilontarkan. Tidak hanya itu, anak yang memasuki tahap ini juga dapat berkomunikasi dengan gerakan seperti menggoyangkan tangan.

Secara perlahan orang tua dapat mendengar bayi mengeluarkan sebuah kata ketika mereka berusia 12 bulan, namun jika bayi belum mengeluarkan kata atau berkomunikasi melalui gerakan, orang tua perlu bawa bayi ke dokter untuk diperiksa.

  • Usia antara 12 hingga 18 bulan

Perkembangan bahasa anak lebih dominan pada pelafalan suara, namun anak yang memasuki tahap ini akan lebih sering mengucapkan kata-kata dengan makna tertentu. Contohnya, mereka menyebut kata ‘dada’ yang artinya ayah.

Pada tahap ini anak juga dapat mengikuti arahan yang diberikan orang tua karena mereka akan mempelajari banyak kosa kata sehingga dapat mengerti apa yang dibicarakan oleh orang di sekitarnya.

  • Usia antara 18 bulan hingga 2 tahun

Seiringnya berkembang kosa kata pada anak ketika mereka memasuki tahap ini, mereka juga dapat menggunakan kata-kata sehingga dapat membuat kalimat sendiri. Anak dan orang tua mulai mengerti satu sama lain melalui apa yang diomongkan. Namun, jika anak belum mengeluarkan kata, orang tua sebaiknya membawanya ke dokter untuk diperiksa.

  • Usia antara 2 hingga 3 tahun

Ketika anak memasuki tahap ini, mereka mulai mengembangkan diri dengan menggunakan kata-kata yang kompleks atau yang dapat dipahami oleh orang dewasa dan mereka mampu berbicara atau menjelaskan secara lengkap.

  • Usia antara 3 hingga 5 tahun

Ketika anak memasuki tahap ini, mereka tidak hanya mahir dalam berbicara dengan menggunakan kata-kata yang kompleks, namun juga menambah wawasan dengan menanyakan tentang segala sesuatu yang ada di sekitar mereka seperti mengapa sebagian hewan punya empat kaki.

  • Usia antara 5 hingga 8 tahun

Ketika anak memasuki tahap ini, anak mampu memperhatikan sekitarnya dan apa yang ada di pikiran mereka dapat mereka jelaskan melalui cerita. Saat mereka berusia 8 tahun, mereka dapat berbicara seperti orang dewasa.

Setiap anak mengalami perkembangan dalam waktu yang berbeda. Ada yang berkembang dengan cepat, namun ada yang berkembang dengan lambat. Untuk membantu perkembangan bahasa anak, anak dapat diajarkan cara menggunakan atau mengeluarkan kata dengan belajar bersama orang tua melalui perbincangan, buku, atau cara lain yang relevan untuk membantu cara berkomunikasi.

Namun, mungkin saja perkembangan bahasa anak tidak dapat dilakukan dengan sepenuhnya karena sebagian anak lahir cacat sehingga dapat mempengaruhi kemampuan untuk berbicara dengan orang di sekitarnya.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*